Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan

(VOVWORLD) - Untuk merayakan HUT ke-80 Hari Nasional Vietnam pada tgl 2 September, Radio Suara Vientam menyampaikan acara khusus dengan judul "Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke Masa Depan".

Tanggal 2 September pada 80 tahun yang lalu, di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, Presiden Ho Chi Minh membacakan Deklarasi Kemerdekaan, yang melahirkan Negara Republik Demokratik Vietnam, yang kini menjadi Republik Sosialis Vietnam, sekaligus membuka era baru dalam sejarah bangsa. Dalam peristiwa penting tersebut, bendera merah berbintang kuning dinaikkan di tiang bendera, berkibar tertiup angin, sebagai penegasan bahwa Vietnam kini resmi memiliki nama dipeta dunia.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 1Delapan puluh tahun yang lalu, pada sore hari tanggal 2 September 1945 di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, Presiden Ho Chi Minh membacakan Proklamasi Kemerdekaan, mendirikan negara Republik Demokratik Vietnam.(Foto: Minh Anh/Vietnam+)

Bagian 1: Simbol kemerdekaan dan kedaulatan

Bendera nasional adalah simbol suatu negara. Bagi Vietnam, bendera nasionalnya adalah bendera merah terang dengan bintang kuning berujung lima. Berikut ini, penyiar Huong Tra menyampaikan isi “Simbil dair kemerdekaan dan kedaulatan".

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 2Bendera Nasional berkibar megah di Lapangan Ba Dinh.
(Foto: Le Chi/VOV5)

Bendera merah dengan bintang kuning tersebut resmi muncul di Lapangan Ba Dinh pada tanggal 2 September 1945, ketika Presiden Ho Chi Minh membacakan Deklarasi Kemerdekaan. Hari itu bukan hanya hari Tanah Air memiliki nama di hadapan warganya, tetapi juga hari ketika Vietnam resmi muncul di peta dunia.

Pada bendera nasional Vietnam, warna merah melambangkan warna antusiasme, tekad, kepercayaan, semangat pengorbanan, dan perjuangan revolusioner.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 3Bendera merah berbintang kuning berkibar di atap Istana Kemerdekaan selama 50 tahun ini, menandai kemenangan revolusi Vietnam. (Foto: Vietnam+)

Bintang kuning melambangkan cahaya kepemimpinan revolusioner Partai Komunis Vietnam. Bintang berujung lima melambangkan solidaritas rakyat, yang meliputi para cendekiawan, petani, buruh, pedagang, dan prajurit, dalam keluarga besar etnis-etnis Vietnam. Profesor Mach Quang Thang, Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, menganalisis: 

“Bersamaan dengan Deklarasi yang abadi, bendera merah berbintang kuning menjadi saksi momen sakral Tanah Air: lahirnya negara Vietnam yang baru, lahirnya rezim politik baru, perubahan nyata kehidupan rakyat Vietnam, dari negara budak menjadi negara merdeka, mendeklarasikan kepada seluruh dunia bahwa Republik Demokratik Vietnam telah lahir dengan posisi di peta dunia. Selama 80 tahun ini, bendera telah menjadi simbol rezim politik, kebanggaan nasional, dan kesucian kedaulatan nasional.”

Dalam perang perlawanan merebut kemerdekaan, bendera nasional menjadi cahaya penuntun, dukungan spiritual, yang memberi kekuatan kepada para prajurit dan rakyat Vietnam untuk mengatasi kesulitan dan meraih kemenangan. Pada tgl 7 Mei tahun 1954, bendera merah berbintang kuning berkibar di atap bunker Jenderal De Castries, menegaskan kemenangan mutlak dari tentara dan rakyat Vietnam dalam operasi Dien Bien Phu.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 4Upacara pengibaran bendera di beberapa pulau di Zona Istimewa Truong Sa – bendera merah berbintang kuning berkibar dengan bangga di langit musim gugur bulan Agustus.
(Foto: baohaiquanvietnam.vn)

Lebih dari 20 tahun kemudian, pada tahun 1975, bendera merah berbintang kuning berkibar kembali di seluruh penjuru tanahair  ketika operasi Ho Chi Minh menang telak, dan negara bersatu kembali. Veteran perang Nguyễn Văn Tập, prajurit yang mengemudikan tank 390 untuk menabrak gerbang Istana Kemerdekaan pada tahun 1975, merasakan:

“Saya sangat terharu, sangat bangga dengan bendera yang berlumuran darah dan pengorbanan dari berbagai generasi. Berkibarnya Bendera merah berbintang kuning adalah kemenangan keyakinan teguh pada jalan yang telah dipilih Partai dan Paman Ho, demi kemerdekaan dan kebebasan Tanah Air, demi kebahagiaan rakyat.”

80 tahun bendera merah dengan bintang kuning berkibar juga merupakan 80 tahun upaya Vietnam dalam berjuang meraih dan mempertahankan kemerdekaan, kebebasan, melindungi, membangun, dan mengembangkan tanah air. 

Bagian 2: Kebanggaan akan warna bendera nasional

Bendera merah dengan bintang kuning adalah kebanggaan setiap warga Vietnam, dan bahkan lebih membanggakan lagi ketika menyaksikan bendera nasional berkibar di Lapangan Ba Dinh, berkibar di atas tanah-tanah di ujung Tanah Air selama 80 tahun ini. Bendera merah dengan bintang kuning juga merupakan simbol kemerdekaan, kedaulatan, dan aspirasi Vietnam untuk perdamaian di kancah internasional. Bendera nasional dikaitkan dengan prestasi bangsa yang semakin besar, terkait dengan meningkatnya posisi dan prestise Vietnam di dunia.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 5Tiang Bendera Nasional Lung Cu, Provinsi Tuyen Quang.
(Sumber: VTC News)

Di zona khusus Truong Sa (Spratly), Provinsi Khanh Hoa, upacara pengibaran bendera bukan hanya ritual militer yang khidmat, tetapi juga sumpah untuk melanjutkan semangat Revolusi Agustus, bertekad untuk teguh membela kedaulatan suci laut dan kepulauan Tanah Air. 

“Acara bendera adalah ritual yang sangat sakral bagi kami, suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami untuk menjalankan tugas di Pulau Truong Sa. Di depan bendera nasional, kami dengan lantang melantunkan 10 sumpah prajurit untuk menunjukkan kesetiaan kami kepada partai, negara, dan rakyat.” 

"Bendera nasional berkibar di pulau dan lagu mars berkumandang lantang di pulau itu, saya merasakan tanah air dan negara saya ada di sana, dan meneguhkan kedaulatan nasional".

Di tiang bendera Lung Cu, titik paling utara Vietnam, bendera nasional seluas 54 meter persegi yang melambangkan 54 suku bangsa, dikibarkan di puncak Gunung Naga. Melodi heroik lagu kebangsaan bergema, meneguhkan kedaulatan nasional. Sementara itu, di ujung paling selatan negara ini, Tanjung Ca Mau juga memiliki bendera nasional yang sakral.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 6Bendera merah berbintang kuning milik Vietnam berkibar di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat. (Foto: UN)

Sejak September 1977, bendera merah berbintang kuning dari rakyat Vietnam telah berkibar di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, menandai keanggotaan yang ke-149 negara Viet Nam di organisasi multilateral terbesar di dunia ini, yang membuka jalan bagi integrasi internasional Vietnam yang mendalam. 

Tak lama kemudian, bendera merah berbintang kuning semakin sering muncul di forum-forum internasional multilateral, seperti KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), Pertemuan Asia-Eropa (ASEM), KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dan lain-lain.

Bendera merah berbintang kuning juga berkibar di Misi Penjaga Perdamaian Vietnam di Afrika, menandai partisipasi Vietnam dalam misi menjaga perdamaian dunia.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 7Pasukan pemelihara perdamaian Vietnam turut menyebarkan citra positif tentang tanah air dan rakyat Vietnam yang selalu mencintai perdamaian kepada komunitas internasional.
(Foto: Direktorat Pemeliharaan Perdamaian Vietnam)

Bendera nasional Vietnam tidak hanya tampil di markas organisasi-organisasi multilateral dan konferensi internasional saja, tetapi juga dipasang secara khidmat di Kedutaan Besar Vietnam di berbagai negara. Deputi Perdana Menteri Vietnam, Bui Thanh Son, mengatakan:

“Dari sebuah negara yang pernah terkepung dan terisolasi, Vietnam kini telah menggalang hubungan diplomatik dengan 194 negara, membentuk jaringan hubungan kemitraan strategis dan kemitraan komprehensif dengan 38 negara, di antaranya ada semua negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, negara-negara G7, dan sebagian besar negara anggota G20. Vietnam juga merupakan anggota aktif dari 70 organisasi internasional lebih”.

Setiap kali muncul, bendera merah berbintang kuning (Bendera Nasional Vietnam) tidak hanya menegaskan posisi dari sebuah negara yang merdeka saja, tetapi juga merupakan pernyataan kuat bahwa Vietnam adalah negara dengan posisi yang kokoh dalam komunitas internasional, mencerminkan kapasitas, kearifan, dan aspirasi Vietnam untuk berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, kerja sama dan pembangunan di kawasan dan dunia. Duta Besar Ton Nu Thi Ninh berpendapat:

“Vietnam selalu menggabungkan kekuatan bangsa dengan kekuatan zaman, kekuatan dalam negeri dan dari sahabat-sahabat di seluruh dunia. Oleh karena itu, kita memiliki kekuatan terpadu yang mengubah kelemahan menjadi kekuatanHingga hari ini, kita benar-benar menjadi anggota aktif dari komunitas internasional. Apa yang kita sumbangkan kepada dunia adalah justru perjalanan Vietnam sendiri”.

Selama 80 tahun terakhir, dalam perjuangan yang cemerlang dari bangsa, kehadiran bendera merah berbintang kuning di peta politik dunia telah menjadi kekuatan yang meningkatkan posisi tanah air, sekaligus menjadi motivasi bagi revolusi Vietnam untuk mengatasi kesulitan dan meraih prestasi di kancah internasional.

Bagian 3: Bendera Berbintang pada Hari Nasional

Dẫn: Delapan puluh tahun sejak bendera merah berbintang kuning kibar di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, dan empat puluh tahun sejak pembaruan, Vietnam kini telah memiliki cukup kekuatan, posisi, dan kapasitas untuk ikut serta dalam menyelesaikan masalah-masalah di tingkat kawasan maupun isu-isu berskala global. Hasil yang dicapai selama 80 tahun ini menjadi motivasi bagi bangsa Vietnam untuk melangkah maju ke masa depan yang cemerlang.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 8Di sepanjang jalan utama di Kota Ho Chi Minh dipenuhi bendera, bunga, dan spanduk untuk  memperingati HUT ke-80 Hari Nasional Vietnam (Foto: baodautu.vn)

Dari sebuah negara miskin dan terbelakang, Vietnam telah menjadi perekonomian terbesar ke-32 di dunia; PDB per kapita pada tahun 2025 sebanyak hampir 25 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan tiga dekade sebelumnya; harapan hidup rata-rata meningkat dari 62 tahun pada tahun 1990 menjadi sekitar 74,7 tahun pada tahun 2025.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM/HDI) Vietnam kini berada dalam kelompok negara dengan tingkat pembangunan manusia menengah-tinggi di dunia. Indeks kebahagiaan Vietnam, menurut peringkat Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 2025, naik 8 peringkat dibandingkan tahun 2024, menempati posisi ke-46 diantara 143 negara.

Aspirasi abadi dari bangsa untuk “berdiri sama tinggi dengan negara-negara kuat di dunia”, kini menghadapi peluang strategis untuk direalisasikan di bawah kepemimpinan Partai Komunis Vietnam. Dalam era kebangkitan bangsa, Vietnam perlu ditempatkan pada posisi terbaik dalam tatanan dunia yang baru.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 9Jalan Bendera Nasional di Desa Suoi Lin, Kecamatan Van Ho, Sơn La telah menjadi tempat berkumpul yang istimewa di hari-hari musim gugur yang bersejarah.
(Foto: VOV)

Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-80 Instansi Diplomasi Vietnam (25 Agustus), Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, To Lam menegaskan:

“Pada 20 tahun ke depan, Vietnam harus bangkit menjadi negara maju dengan pendapatan tingi, sebuah negara yang perkasa kuat, makmur, dan bahagia. Itulah perintah dari kearifan dan hati sanubari , merupakan aspirasi besar untuk berdiri sama tinggi dengan kekuatan- kekuatan besar di dunia, sebagaimana yang dicita-citakan oleh Presiden Ho Chi Minh sejak hari-hari pertama berdirinya negara, dan juga merupakan aspirasi umum dari seluruh bangsa Vietnam”.

Konkretnya, dari sekarang hingga tahun 2045, Vietnam berusaha untuk menetapkan diri sebuah “posisi” baru, posisi sebagai negara maju dengan pendapatan tinggi; memiliki peranan penting dalam rantai pasokan dan produksi global.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 10Gladi bersih tingkat Negara untuk Upacara Peringatan, Parade Militer, dan Pawai dalam rangka memperingati HUT ke-80 Revolusi Agustus dan Hari Nasional Republik Sosialis Vietnam yang berlangsung di Lapangan Ba Dinh, Kota Hanoi, tanggal 30 Agustus 2025.
(Foto: Ngoc Thanh/VOV)

Vietnam juga sekaligus beralih dari “berpartisipasi aktif” menjadi “berkontribusi pada pembangunan dan pembentukan aturan main”, menangani hubungan secara harmonis dengan negara-negara besar maupun pusat-pusat kekuasaan dunia. John McAuliff, Direktur Eksekutif Dana Rekonsiliasi dan Pembangunan Amerika Serikat, berpendapat:

Saya pikir bahwa inilah saat bagi Vietnam untuk mengambil peranan yang lebih proaktif, dapat memegang peranan memimpin dan menghubungkan negara-negara, tidak hanya sebagai perantara, tetapi juga membangun kepercayaan antarnegara, terutama di antara negara-negara yang sedang mengalami konflik dan berselisih. Vietnam dapat memanfaatkan pengalamannya dalam bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menjaga perdamaian di zona-zona konflik, membantu negara-negara untuk berdialog dan menyelesaikan perselisihan.

80 tahun yang lalu, pada tanggal 2 September, bendera merah berbintang kuning dikibarkan di Lapangan Ba Dinh yang bersejarah, dan hari ini, Lapangan Ba Dinh, ibu kota Hanoi, serta seluruh negeri dipenuhi dengan warna merah bendera nasional, menandai masa depan yang gemilang sedang menantikan bangsa Vietnam. Ibu Do Thi Bac Thuc dari Provinsi Bac Ninh merasakan:

Saya sangat bangga, sangat terharu, dan penuh dengan kegembiraan  jalan-jalan dipenuhi keramaian. Semua orang memiliki perasaan yang sama, bangga menjadi orang Vietnam dan bangga atas kemenangan serta sejarah heroik bangsa setelah 80 tahun merdeka.

Bendera Merah Berbintang Kuning dan Perjalanan Menuju ke​ Masa Depan - ảnh 11Masyarakat di kedua sisi jalan bersorak gembira saat rombongan parade militer dan pawai melintas dalam gladi bersih, pada pagi hari tanggal 30 Agustus 2025. (Foto: VOV)

Bukan hanya di kawasan Lapangan Ba Dinh saja, semangat patriotisme dan kebanggaan nasional menyebar kuat di setiap sudut jalan Kota Hanoi. Jalan-jalan yang penuh dengan bunga dan bendera nasional menjadi tempat yang mengikat orang-orang yang dipenuhi dengan rasa cinta pada Ibu Pertiwi.

Vietnam sedang berada dalam perjalanan memasuki era kebangkitan setelah 80 tahun lahirnya Negara Republik Demokratik Vietnam, yang kini menjadi Negara Republik Sosialis Vietnam. Jika kemerdekaan diperoleh dengan pengorbanan darah dan nyawa, maka perdamaian adalah hasilnya. Jika para pendahulu telah berkorban untuk mempertahankan warna bendera nasional, maka generasi Vietnam hari ini menggunakan kecerdasan dan semangat tanggung jawab untuk membuat bendera nasional itu berkibar dengan gemilang di peta dunia.

 

Komentar

Yang lain