Cepat menyelesaikan proses membawa EVFTA dilaksanakan

(VOVWORLD) - Badan Harian Komisi Hubungan Luar Negeri Majelis Nasional (MN) Vietnam, pada Selasa sore (21/4), di Kota Hanoi, telah mengadakan rapat verifikasi sementara terhadap ratifikasi Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam – Uni Eropa (EVFTA). Sementara itu, Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam juga sedang cepat menjalankan banyak langkah untuk turut membuat EVFTA dilaksanakan guna mengatasi kesulitan badan usaha dalam mencari pasar, memperluas aktivitas produksi dan bisnis, dan mendorong pertukaran perdagangan Vietnam – Uni Eropa. 

Untuk melaksanakan secara efektif dan memafaatkan semua kesempatan yang didatangkan Perjanjian EVFTA, Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam menetapkan tiga tugas penting yang harus selesai, yaitu: pekerjaan legislasi, membuat Program Aksi, dan melakukan sosialisasi dan penyebaran tentang Perjanjian AVFTA.       

 

Melakukan persiapan lengkap tentang fondasi hukum

Di depan sidang verifikasi sementara, pada Selasa sore (21/4), Ketua Komis Hubungan Luar Negeri MN, Nguyen Van Giau menilai tinggi proses mempersiapkan dokumen tentang ratifikasi Perjanjian EVFTA yang dilakukan oleh Pemerintah untuk menyampaikannya kepada MN. Dia memberitahukan bahwa Komisi Hubungan Luar Negeri akan menyelesaikan laporan verifikasi sementara untuk mengambil pendapat dari Komite Tetap MN pada persidangan ke-44 yang sedang berlangsung di Kota Hanoi.

Sementara itu, menurut Luong Hoang Thai, Kepala Direktorat Perdagangan Multilateral (Kementerian Industri dan Perdagangan), prioritas primer sekarang ini ialah menyusun undang-undang untuk menjamin agar punya cukup dasar hukum terhadap pelaksanaan Perjanjian EVFTA segera setelah perjanjian ini berlaku. Oleh karena itu, penyusunan dan revisi dokumen-dokumen hukum dari berbagai kementerian dan instansi sedang dilaksanakan dan bisa diberlakukan sebelum atau bersamaan dengan waktu berlakunya Perjanjian EVFTA. Di antaranya, yang patut diperhatikan ialah Surat edaran ketentuan tentang asal-usulnya barang dagangan. Ini merupakan hal yang belum pernah ada sebelumnya.

“Isi perjanjian sudah diumumkan, jadi badan uasha juga bisa berkenalan dahuluan. Kalau ada fleksibilitas, perjanjian dapat dilaksanakan dan dapat segera memanfaatkan keuntungan Perjanjian. Karena, kalau Surat Edaran tidak berlaku, maka badan usaha tidak bisa meminta sampel sertifikat pengakuan asal-usul, dan dengan demikian  mereka tidak bisa  menikmati prioritas”.

Menurut Ibu Nguyen Thu Trang, Direktur Pusat WTO dan Integrasi, Kamar Dagang dan Industri Vietnam (VCCI), kalau Surat Edaran tentang asal-usulnya barang dagangan Vietnam ke pasar Uni Eropa menjadi efektif pada waktu Perjanjian EVFTA berlaku, maka itu merupakan upaya yang sangat besar. Akan tetapi, dia juga menganggap bahwa Surat Edaran ketentuan tentang prinsip dan asal-usul barang dagangan dari Uni Eropa ke Vietnam juga tidak kurang pentingnya.

“Bagi sangat banyak badan usaha, ini merupakan satu kepentingan yang sangat besar, khususnya bagi badan-badan usaha importir mesin dan peralatan dari Uni Eropa untuk melakukan produksi di Vietnam. Ketentuan-ketentuan hukum tentang apakah bisa menerima barang dagangan dari Uni Eropa ke Vietnam agar bisa cepat menikmati keuntungan dari tarif prioritas dari Vietnam juga sangat penting. Kemudian ialah bagaimana badan usaha bisa memahami prinsip-prinsip asal-usul barang dagangan untuk mememuhi-nya – yang sudah dikatakan adalah prinsip-prinsip yang sangat terinci, kompleks dan rumit”.

 

Memperkuat informasi bagi badan usaha

Melakukan sosialisasi dan penyebaran tentang Perjanjian EVFTA merupakan salah satu di antara tiga isi titik berat untuk melaksanakan Perjanjian tersebut secara efektif. Guna menyebarkan Perjanjian EVFTA kepada badan usaha dan pejabat pengelola, Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam telah membentuk website khusus tentang Perjanjian EVFTA dengan domain: evfta.moit.gov.vn. Bersamaan itu mengadakan lokakarya-lokakarya, kursus penataran khusus di hampir semua provinsi dan kota, berfokus di daerah-daerah dimana ada zona-zona industri besar dan badan usaha yang beraktivitas di bidang produksi dan ekspor-impor.

Tentang penyusunan Rencana Pelaksanakan Perjanjian EVFTA (atau Program aksi), Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam, Tran Tuan Anh mengatakan: 

“Program aksi Pemerintah Vietnam yang diberlakukan Perdana Menteri Pemerintah, punya tugas-tugas mendesak dan untuk jangka panjang dalam pekerjaan meninjau, merevisi, menyempurnakan undang-undang guna dilaporkan kepada MN untuk diratifikasi serta dalam aktivitas-aktivitas penyelenggaraan dari Pemerintah dalam mengembangkan sosial-ekonomi, melakukan restrukturisasi perekonomian, dan sebagainya. Program Aksi ini juga merupakan dasar bagi Uni Eropa untuk berkoordinasi dengan Vietnam untuk melaksanakan dan mengawasi pelaksnaan perjanjian ini”.

Dewan Eropa, pada 30/3/2020, telah meratifikasi Perjanjian EVFTA, menyelesaikan prosedur hukum terakhir menurut proses ratifikasi internal Uni Eropa. Perjanjian ini akan resmi berlaku ketika MN Vietnam meratifikasinya, dan dua pihak menyelesaikan prosedur pemberitahuan menurut ketentuan. Oleh karena itu, penyelesaian dasar hukum yang dilakukan oleh badan-badan fungsional agar MN meratifikasinya, menyelesaikan penyusunan Rencana pelaksanaan Perjanjian EVFTA …. akan membantu dua pihak secara tepat waktu memanfaatkan semua keunggulan yang didatangkan Perjanjian EVFTA. 

Komentar

Yang lain