Hubungan Vietnam-India memberikan sumbangan positif kepada hubungan India-ASEAN

(VOVWORLD) - Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc memulai kunjungan di India pada hari Rabu (24 Januari) dan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi tentang Peringatan ultah ke-25 penggalangan hubungan dialog antara ASEAN dan India serta menghadiri upacara peringatan ultah ke-69 Hari Kemerdekaan Republik India. Kunjungan PM Nguyen Xuan Phuc di India berlangsung pada saat  yang bermakna ketika dua negara baru saja memperingati ultah ke-45 penggalangan hubungan diplomatik, turut memperdalam lebih lanjut lagi hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Vietnam-India, mendorong kerjasama antara ASEAN-India, bersamaan itu mengkongkritkan politik India “Beraksi menuju ke Timur” pada waktu mendatang.

 Tahun 2017 lalu menandai banyak tonggak penting dalam hubungan dua negara: Vietnam dan India memperingati ultah ke-45 penggalangan hubungan diplomatik (7/1/1972-7/1/2017) dan ultah ke-10 penggalangan hubungan kemitraan stategis (2007-217). Ini juga merupakan tahun pertama dua negara menggelarkan hubungan kemitraan strategis dan komprehensif sejak kunjungan resmi yang dilakukan oleh PM India, Narendra Modi di Vietnam pada bulan September 2016. Meneruskan hubungan baik itu, kunjungan yang dilakukan oleh PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc di India kali ini bertujuan menggelarkan hubungan kemitraan  strategis dan komprehensif  antara dua negara  menjadi substantif.

Hubungan Vietnam-India: Dari fundasi yang mantap sampai kemitraan yang erat.

Hubungan tradisional Vietnam-India yang sudah ada selama hampir 2000 tahun dalam sejarah,  bertolak dari hubungan-hubungan dagang, temu pergaulan dan fikiran filsafat. Hubungan persahabatan antara dua negara pada periode baru  fundasinya diletakkan oleh Presiden Ho Chi Minh dan PM Jawaharlal Nehru dan hubungan ini berkembang terus-menerus dengan sosok baru dan mempunyai makna strategis dari penggalangan hubungan kemitraan strategis, kemudian meningkat menjadi hubungan kemitraan strategis dan komprehensif.

Dalam periode baru, situasi regional dan internasional mengajukan banyak tantangan dan peluang baru kepada dua negara untuk menmperkuat lebih lanjut lagi hubungan. Garis politik luar negeri Vietnam yang dikeluarkan pada Kongres ke-12 Partai Komunis Vietnam pada bulan Januari tahun 2016 ialah membawa hubungan-hubungan dengan para mitra semakin menjadi  lebih intensif dan substantif; bersamaan itu juga sesuai dengan “Politik  menuju ke Timur” dan selanjutnya ialah politik India ialah “Beraksi menuju ke Timur”, di antaranya menganggap Vietnam sebagai satu mitra strategis bagi India di Asia Tenggara maupun di kawasan yang lebih besar. Hubungan kemitraan stategis dan komprehensif telah menciptakan impuls baru bagi hubungan dua negara, menciptakan satu kerangka hubungan antara dua negara. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Vietnam, Doan Duy Khuong mengatakan: “Vietnam merupakan satu perekonomian penting dalam politik India yaitu “Menuju ke Timur”. Pada latar belakang itu, hubungan perdagangan antara Vietnam dan India juga  berkembang drastis. Sekarang India merupakan salah satu di antara 10 mitra dagang yang besar dan penting bagi Vietnam. Pertumbuhan  perdagangan Vietnam-India juga mencapai hasil yang menggembirakan dan khususnya semakin meningkat cepat sejak ASEAN-India menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas”.

Hubungan kerjasama keamanan dan pertahanan antara dua negara terus berkembang baik. Kerjasama di bidang-bidang lain seperti keuangan, perkreditan, permigasan, sains-teknologi semuanya mengalami perkembangan. Kerjasama di bidang pendidikan,  kebudayaan dan olahraga diperhatikan dan didorong. Kerjasama di bidang pariwisata, temu pergaulan rakyat semakin terkait. Ketua Asosiasi Persahabatan Vietnam-India, Truong Minh Tuan menegaskan: “Terhadap bidang diplomatik rakyat, dua pihak telah 8 kali menyelenggarakan Festival Persahabatan Rakyat. Setiap kali seperti itu telah meninggalkan selar-selar istimewa. Melalui berbagai temu pergaulan rakyat itu,  persahabatan antara dua negara telah termanifestasikan secara lebih jelas, membantu rakyat dua negeri lebih mengerti dari kebudayaan, arsitektur, spiritualitas yang lebih terkait”.

Solidaritas dan persahabatan antara dua negara dan dua bangsa selalu berkesinambungan dan  konsisten, berkembang  semakin lebih ekstensif dan intensif. Dua pihak menetapkan tujuan bersama ialah bekerjasama untuk berkembang demi kemakmuran masing-masing negara dan memberikan sumbangan pada  perdamaian dan perkembangan di kawasan dan di dunia. Vietnam dan India berkoordinasi erat, menunjukkan kepercayaan, pengertian  dan saling mendukung di banyak masalah regional dan internasional; bekerjasama baik di semua forum multilateral, di antaranya yang menonjol ialah kerjasama dalam ASEAN

Vietnam memanifestasikan peranan positif dalam hubungan koordinator ASEAN-India.

India untuk pertama kalinya mengundang kesepuluh negara ASEAN untuk menghadiri upacara peringatan ultah ke-69 Hari Kemerdekaan Republik India. Hal ini  merupakan satu peristiwa yang belum pernah ada dalam sejarah memperingati Hari Kemerdekaan Republik Korea dan juga bicara tentang posisi dan peranan penting  ASEAN dalam politik luar negeri India. Lebih-lebih lagi, hal itu juga memanifestasikan keinginan India tentang  citra ASEAN yang bersatu dan  bersolidaritas dalam hubungan dengan India.

Vietnam selalu menilai tinggi politik India: “Beraksi menuju ke Timur” dan menegaskan: dengan peranan sebagai negara koordinator hubungan ASEAN-India, Vietnam berupaya sekuat tenaga untuk mendorong hubungan kemitraan ASEAN-India. Pada latar belakang itu, kunjungan PM Nguyen Xuan Phuc di India kali ini  tidak hanya lebih memperdalam hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Vietnam-India, melainkan juga turut mendorong hubungan ASEAN-India.

Komentar

Yang lain