Memperkuat Kepercayaan Strategis dengan Australia dan Selandia Baru

(VOVWORLD) -Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam Vuong Dinh Hue dan delegasi tingkat tinggi MN Vietnam pada Rabu (7 Desember) kembali ke Kota Hanoi, mengakhiri dengan baik kunjungan resmi di Australia dan Selandia Baru atas undangan Ketua Majelis Rendah Australia, Milton Dick, Ketua Majelis Tinggi Australia, Sue Lines dan Ketua Parlemen Selandia Baru, Adrian Rurawhe. Lebih dari 40 kegiatan di kedua negara telah membuka banyak peluang kerja sama baru antara Vietnam dan dua negara di kawasan Pasifik Selatan.

Kunjungan resmi  Ketua MN Vuong Dinh Hue dan delegasi tingkat tinggi MN Vietnam di Australia dan Selandia Baru berlangsung dari tanggal 30 November hingga 6 Desember. Kunjungan ini merupakan langkah konkret untuk mengimplementasikan kebijakan penting, haluan politik luar negeri dari Kongres Nasional ke-13 Partai Komunis Vietnam, yaitu mempererat hubungan dengan negara-negara tetangga dan mitra strategis secara intensif, efektif dan substantif.

Memperkuat Kepercayaan Strategis dengan Australia dan Selandia Baru - ảnh 1Ketua Majelis Nasional Vietnam Vuong Dinh Hue  (Foto : VOV)

Meningkatkan kerjasama di berbagai bidang

Kunjungan Ketua MN Vuong Dinh Hue berlangsung pada latar belakang Vietnam-Australia akan memperingati HUT ke-50 penggalangan hubungan diplomatik (26 Februari 1973 – 26 Februari 2023). Dalam pertemuan dengan para pemimpin Australia, Ketua MN Vuong Dinh Hue mengungkapkan pandangan perkembangan Vietnam dan ingin mempererat hubungan antara Australia-Vietnam. Pemimpin dua pihak sepakat mendukung dua negara untuk meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis komprehensif pada waktu yang sesuai, ketika menyelesaikan segala prosedur yang relevan. Salah satu hal yang menonjol dalam kunjungan kali ini ialah suksesnya penyelenggaraan Forum Kerjasama Ekonomi Vietnam-Australia antara dua negara. Dari sudut satu perusahaan, Direktur Eksekutif Asosiasi Philipp Ivanov yang hadir forum tersebut, menyatakan:

“Saya kira akan ada banyak peluang yang terbuka setelah forum ini, bahkan ada peluang yang bisa kita lihat langsung di forum tersebut yaitu pertemuan Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue dengan wakil perusahaan-perusahaan besar Australia yang sedang beraktivitas di Vietnam dan membahas peluang kerja sama. Selain itu, kami melihat potensi kerja sama yang besar antara dua negara di bidang pertanian, teknologi, dan pertahanan. Saya sangat percaya pada peluang baru di masa depan setelah kunjungan Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue ini.”

Memperkuat Kepercayaan Strategis dengan Australia dan Selandia Baru - ảnh 2Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue dan PM Australia Anthony Albanese.(Foto : VOV)

Selain itu di bidang ekonomi, dalam kunjungan kerja di Selandia Baru, perlunya lebih mempererat kerjasama ekonomi - perdagangan – investasi supaya menjadikan bidang ini sebagai motivasi bagi perkembangan hubungan Vietnam – Selandia Baru yang telah yaitu komitmen yang dicapai dalam kontak antara Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue dan para pemimpin Selandia Baru. Dua pihak sepakat untuk memperluas kerja sama ke bidang baru dan potensial seperti transformasi digital, transformasi energi, dan perubahan iklim. Ketika menilai kunjungan ini, Duta Besar Vietnam untuk Selandia Baru, Nguyen Van Trung, mengatakan:

“Ini adalah kunjungan yang sangat penting, menciptakan dorongan baru bagi hubungan antara dua negara, memperdalam lebih lanjut lagi kerja sama yang sudah baik antara dua negara, turut melaksanakan secara baik program aksi tentang penggelaran kerangka kemitraan strategis antara Vietnam dan Selandia Baru untuk periode 2021-2024.”

Salah satu aksentuasi dari kunjungan di Australia dan Selandia Baru ialah kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan. Lebih dari 20 permufakatan kerja sama telah diberikan antara berbagai universitas bergengsi di dua negara, yang menegaskan potensi dan ruang yang besar di bidang ini.

Menciptakan impuls baru bagi kerja sama parlementer

Memperkuat Kepercayaan Strategis dengan Australia dan Selandia Baru - ảnh 3 Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue  dan Ketua Parlemen Selandia Baru (kanan). (Foto : VOV)

Memperkuat kerja sama parlemen merupakan salah satu hasil menonjol dari kunjungan Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue di Australia dan Selandia Baru. Di Australia, menurut Sekretaris Jenderal dan Kepala Kantor Majelis Nasional Bui Van Cuong, kedua  pihak telah menandatangani Permufakatan kerja sama antara Majelis Nasional Vietnam dan Parlemen Australia untuk periode selanjutnya dengan isu isu kerja sama yang baru dan lebih dalam pada waktu mendatang.

“Saya sangat menghargai penandatanganan Permufakatan Kerjasama. Mungkin ini untuk pertama kalinya dalam sejarah diplomasi parlementer ada kesepakatan yang ditandatangani secara trilateral. Ini membuktikan bahwa Australia sangat mementingkan kerja sama dengan Majelis Nasional Vietnam. Yang kedua, permufakatan tentang mendorong kerja sama antara Majelis Tinggi dan Majelis Rendah Selandia Baru dengan Majelis Nasional Vietnam akan mendorong hubungan kemitraan strategis ke ketinggian baru.”

Di Selandia Baru, dua pihak sepakat mempelajari dan menyusun perjanjian kerja sama untuk menciptakan kerangka hukum bagi dua pihak dalam mendorong dan memperdalam hubungan di masa mendatang. Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Majelis Nasional Vietnam, Vu Hai Ha mengatakan:

“Kami akan terus mendorong untuk segera membahas isi permufakatan kerja sama dan menandatanganinya sesegera mungkin. Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue menyampaikan keinginannya agar sebelum kedua negara merayakan 50 tahun penggalangan hubungan diplomatik pada tahun 2025 sebagai landasan hukum dan meningkatkan hubungan parlementer Vietnam-Selandia Baru.”

Bisa dikatakan, dengan lebih dari 40 kegiatan yang terus-menerus di Australia dan Selandia Baru, kunjungan Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue dan delegasi tingkat tinggi Majelis Nasional Vietnam telah meninggalkan rekam jajak yang mendalam. Hasil-hasil yang dicapai selama kunjungan tersebut memiliki daya sebar yang kuat, menciptakan impuls bagi hubungan Vietnam dengan Australia dan Selandia Baru untuk memasuki tahap perkembangan yang baru./.

Komentar

Yang lain