(VOVWORLD) - Dari tgl 8 sampai 12 Mei, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV), To Lam dan Istri beserta delegasi tingkat tinggi Vietnam melakukan kunjungan resmi di Federasi Rusia, menghadiri Upacara peringatan HUT ke-80 Kemenangan Perang Patriotik Raya (9 Mei 1945-9 Mei 2025), dan melakukan kunjungan Kenegaraan ke Republik Belarus. Kunjungan ini menegaskan warisan historis dari hubungan antara Vietnam dengan negara-negara sahabat tradisional, menuju ke “empat lebih” dalam hubungan bilateral yaitu “lebih berkelanjutan, lebih efektif, lebih substansial dan lebih menguntungkan”.
Di atas dasar fondasi hubungan persahabatan yang telah teruji seiring berjalannya waktu, kunjungan resmi Sekjen To Lam di Federasi Rusia dan Republik Belarus menegaskan pesan dan tekad Vietnam dalam tidak henti-hentinya memperkokoh hubungan persahabatan tradisional dengan negara-negara eks-Uni Soviet. Bersamaan itu, menciptakan dasar untuk mendorong kerja sama yang berjangka panjang, efektif, substansial dan saling menguntungkan dengan kedua negara ini.
Sekjen To Lam dan Istri meninggalkan Hanoi, berangkat melakukan kunjungan Kenegaraan di Kazakhstan, Azerbaijan, Belarus dan kunjungan resmi di Federasi Rusia. Foto: VNA |
Vietnam-Federasi Rusia bersama-sama menuju ke masa depan
Ini merupakan kunjungan resmi pertama yang dilakukan Sekjen To Lam di Federasi Rusia selaku pemimpin tertinggi Partai Komunis Vietnam, berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-75 Penggalangan hubungan diplomatik antara dua negara baru-baru ini (30 Januari 1950-30 Januari 2025), serta bertepatan dengan peringatan HUT ke-70 kunjungan resmi pertama Presiden Ho Chi Minh di Uni Soviet. Ini juga merupakan kesempatan bagi kedua negara sedang yang memperingati hari-hari raya besar di masing-masing negara. Duta Besar (Dubes) Vietnam untuk Federasi Rusia, Dang Minh Khoi menekankan:
Kunjungan Sekjen Vietnam di Rusia kali ini berlangsung pada saat bersejarah, sepenuhnya bersifat simbolik dan memiliki banyak makna penting. Makna terpenting ialah kunjungan kali ini mewarisi sejarah, menegaskan hubungan sekarang antara dua negara, menuju ke satu masa depan baru. Pasti dalam kunjungan Sekjen To Lam ini, pemimpin kedua negara akan membahas orientasi-orientasi dalam hubungan antara dua negara, tidak hanya dalam waktu lima tahun, sepuluh tahun mendatang saja, melainkan dalam jangka yang lebih panjang.
Kepercayaan politik yang tinggi justru merupakan fondasi yang mantap bagi Vietnam dan Federasi Rusia untuk menuju ke kerja sama yang lebih intensif dan ekstensif dalam konteks baru. Dubes Federasi Rusia untuk Vietnam, Gennady Stepanovich Bezdetko, menegaskan:
Kita sedang menyaksikan perubahan-perubahan geopolitik di skala global. Pada latar belakang itu, hal yang terpenting ialah mempertahankan dan memperkokoh hubungan dengan para sahabat lama dan tradisional. Pastilah bahwa di antaranya ada Federasi Rusia dan Vietnam. Kami menuju ke masa depan dengan kepercayaan dan optimisme. Rusia siap bekerja sama secara erat dengan Vietnam untuk mengembangkan potensi besar dari hubungan Kemitraan strategis yang komprehensif yang belum dimanfaatkan secara tuntas.
Kesiapan dan tekad kedua pihak merupakan motivasi baru untuk mendorong hubungan, yang pertama-tama di bidang kerja sama sains teknologi, di samping bidang-bidang kerja sama tentang keamanan, pertahanan dan migas yang merupakan pilar-pilar utama dalam kerja sama bilateral. Federasi Rusia merupakan negara primer di bidang nuklir, kuantum, kecerdasan buatan, sains, teknologi baru, dan energi hijau. Hal ini sangat perlu bagi Vietnam dalam tahap baru pengembangan tanah air sekarang ini.
Vietnam sedang mengawali kembali proyek pembangkit listrik tenaga nuklir. Kerja sama di bidang nuklir juga merupakan prioritas dalam hubungan antara Vietnam dan Federasi Rusia. Saya percaya bahwa kedua negara tidak semata-mata bekerja sama dalam membangun satu atau dua pembangkit listrik tenaga nuklir saja, tetapi Federasi Rusia akan membantu Vietnam mengembangkan seluruh cabang teknologi nuklir. Ini merupakan cabang teknologi kunci yang membantu Vietnam dengan mantap melangkah maju ke masa baru pengembangan tanah air.
Kehadiran Sekjen To Lam pada Upacara parade peringatan HUT ke-80 Perang Patriotik Raya di Lapangan Merah dengan partisipasi untuk pertama kalinya dari Tentara Rakyat Vietnam juga membawa pesan: Vietnam tidak hanya mengingat, menyatakan terima kasih kepada para pahlawan dari rakyat Uni Soviet yang gugur dalam Perang Dunia ke-2, menegaskan hubungan yang sangat erat antara Vietnam dan Eks-Uni Soviet masa lalu, Federasi Rusia masa kini saja, melainkan juga membawa citra negeri Vietnam yang cinta damai, siap berkontribusi pada pekerjaan-pekerjaan bersama dunia.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Vietnam untuk Federasi Rusia Dang Minh Khoi. Foto: VOV Moskow |
Membangun visi baru bagi hubungan Vietnam-Belarus
Terhadap Belarus, ini merupakan kunjungan Kenegaraan pertama Sekjen To Lam di negara ini. Ini juga merupakan kunjungan pertama yang dilakukan Sekjen KS PKV di Belarus setelah 11 tahun. Pemimpin senior Belarus berulang kali menegaskan untuk menganggap Vietnam sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara, ingin mendorong kerja sama di bidang-bidang tradisional, bersamaan itu memperluas kerja sama ke bidang-bidang baru yang potensial.
Pada latar belakang itu, kunjungan Sekjen To Lam di Belarus turut membangun visi dan mendorong kerja sama komprehensif di semua bidang dalam situasi baru.
Dengan fondasi hubungan persahabatan yang telah dibuktikan sejarah dan dipupuk oleh generasi-generasi pemimpin, rakyat Vietnam, Federasi Rusia dan Belarus, kunjungan resmi di Federasi Rusia, kehadiran pada Upacara peringatan HUT ke-80 Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya (9 Mei 1945-9 Mei 2025) dan kunjungan Kenegaraan ke Republik Belarus yang dilakukan Sekjen To Lam menegaskan tekad Vietnam dalam terus-menerus memperkokoh hubungan persahabatan tradisional dengan negara-negara eks-Uni Soviet, mendorong kerja sama yang saling menguntungkan. Kunjungan ini juga turut menciptakan lebih banyak impuls baru untuk membawa Vietnam memasuki era baru, merealisasikan target-target perkembangan yang telah ditetapkan./.