Menyempurnakan Payung Hukum agar supaya Vietnam Memberikan Kontribusi pada Perdamaian Dunia

(VOVWORLD) - Undang-Undang (UU) mengenai Partisipasi pada Pasukan Pemelihara Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) direncanakan akan dipungut suara untuk disahkan pada Kamis (26 Juni), pada Persidangan ke-9 Majelis Nasional (MN) Vietnam angkatan XV. Hal ini akan menjadi tonggak penting yang menandai untuk pertama kalinya Vietnam memiliki satu UU lengkap yang menyesuaikan semua kegiatan pengerahan pasukan peserta kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB, membuka satu halaman baru bagi perjalanan memberi sumbangan demi perdamaian dunia.
Sejak berpartisipasi pada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB pada tahun 2014, Vietnam terus-menerus menyempurnakan payung hukum. Untuk memenuhi tuntutan-tuntutan baru, sesuai dengan peranan dan posisi baru Vietnam baik di aspek bilateral maupun multilateral, terutama PBB, pemberlakuan satu UU yang lengkap tentang partisipasi Vietnam pada pasukan pemelihara perdamaian diperlukan.
Menyempurnakan Payung Hukum agar supaya Vietnam Memberikan Kontribusi pada Perdamaian Dunia - ảnh 1Menhan Vietnam, Jenderal Phan Van Giang menyampaikan pemaparan yang meringkas isi dasar UU mengenai partisipasi pada pasukan pemelihara perdamaian PBB. Foto: quochoi.vn

Titik balik institusi yang penting

Vietnam telah berpartisipasi pada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB dan mengerahkan pasukan sejak tahun 2014. Sebelumnya, sejak tahun 1996, Vietnam telah melaksanakan kewajiban keuangan tahunan pada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB, bersamaan itu menyelenggarakan banyak survei ke misi pemeliharaan perdamaian PBB serta ke Markas Besar PBB. Hingga saat ini, Vietnam telah mengirimkan 1.100 perwira dan prajurit profesional untuk melaksanakan tugas pemeliharaan perdamaian PBB di berbagai misi; dan menandatangani 10 MoU kerja sama dengan para mitra.

Melalui praktek partisipasi selama 11 tahun ini, lahirnya UU mengenai partisipasi pada pasukan pemelihara perdamaian PBB menciptakan syarat bagi Vietnam untuk memberikan kontribusi yang lebih efektif, intensif dan ekstensif pada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB. Menteri Pertahanan Vietnam, Jenderal Phan Van Giang menegaskan:

Pemberlakuan UU ini bermaksud menginstitusikan haluan dan garis politik dari Partai, menyempurnakan payung hukum untuk menjamin sinkronisasi dalam sistem perundang-undangan, sesuai dengan Piagam PBB dan konvensi-konvensi di mana Vietnam menjadi anggotanya. Partisipasi pada pasukan pemelihara perdamaian PBB terus turut memperkuat integrasi internasional, meningkatkan posisi dan prestise Vietnam di kancah internasional.

Dengan 4 bab dan 26 pasal, UU tersebut mengkonkretkan banyak kebijakan, antara lain: membangun pasukan Vietnam yang berpartisipasi pada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB; mengerahkan pasukan peserta kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB, khususnya ada mekanisme yang jelas untuk menjamin sumber daya, peraturan dan kebijakan bagi pasukan peserta kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB. Kolonel Le Quoc Huy dari Kantor Tetap Kementerian Keamanan Publik Vietnam urusan Pemeliharaan perdamaian PBB, memberitahukan:

Rancangan UU kali ini sangat memperhatikan peraturan dan kebijakan bagi pasukan peserta pemeliharaan perdamaian. Semua peraturan dan kebijakan dalam dokumen hukum sebelumnya telah diungkapkan dan ditingkatkan oleh UU kali ini, bersamaan itu ada ketentuan baru untuk menyemangati, memacu dan memfasilitasi semua individu maupun komandan dan prajurit yang mendaftar untuk berpartisipasi pada pemeliharaan perdamaian.

Pada latar belakang Vietnam sedang memperhebat integrasi dan kerja sama internasional baik di aspek bilateral maupun multilateral, terutama dengan PBB, UU tersebut menambahkan skala dan objek peserta, hal ini sesuai dengan tren umum PBB. Letnan Kolonel To Long, Wakil Kepala Kantor Tetap Pemeliharaan Perdamaian PBB, Wakil Kepala Direktorat Keamanan Luar Negeri Kementerian Keamanan Publik Vietnam, menegaskan:

UU ini akan menciptakan dasar hukum dan membantu penggelarannya menjadi lebih terbuka dan sesuai dengan ketentuan hukum. UU ini telah mengkonkretkan pengalaman-pengalaman yang diperoleh dari praktek keikutsertaan Vietnam dalam pemeliharaan perdamaian PBB selama ini, sekaligus mendorong partisipasi pada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB tidak hanya dari Kementerian Keamanan Publik dan Kementerian Pertahanan saja, tetapi juga dari warga sipil. Hal ini menunjukkan tanggung jawab Vietnam terhadap kewajiban internasional.

Menyempurnakan Payung Hukum agar supaya Vietnam Memberikan Kontribusi pada Perdamaian Dunia - ảnh 2Menhan Vietnam, Jenderal Phan Van Giang. Foto: quochoi.vn

Dari partisipasi yang aktif menjadi sumbangan yang proaktif pada misi pemeliharaan perdamaian bersama

Bersama dengan angkatan bersenjata, kehadiran pasukan sipil dalam misi-misi pemeliharaan perdamaian PBB tidak hanya membawa citra satu bangsa yang mencintai perdamaian dan kemanusiaan saja, tetapi juga menunjukkan semangat kesediaan berkorban demi masyarakat internasional.

Dalam kunjungan kerja di Vietnam dari tgl 12 sampai 14 Juni lalu, Bapak Jean-Pierre Lacroix, Wakil Sekretaris Jenderal PBB urusan kegiatan pemeliharaan perdamaian, mengapresiasi upaya proaktif dan aktif Vietnam untuk mengerahkan pasukan pemeliharaan perdamaian, di antaranya ada penyempurnaan UU mengenai partisipasi pada pasukan pemelihara perdamaian PBB:

Vietnam telah menunjukkan komitmen yang sangat kuat terhadap PBB, di antaranya ada kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB. Kami selalu melihat ketrampilan, kemampuan dan profesionalisme dari pasukan pemelihara perdamaian Vietnam yang selalu beradaptasi dan menyelesaikan dengan baik pekerjaan, bahkan dalam lingkungan yang sangat sengit di banyak tempat. Sumbangan Vietnam telah membantu kami menciptakan perbedaan bagi perdamaian, khususnya menciptakan perbedaan bagi masyarakat di tempat-tempat yang terdampak oleh konflik. Lahirnya UU tersebut sangatlah penting dalam menjamin sumbangan-sumbangan sukses dari kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB pada waktu mendatang.

Berdasarkan partisipasi yang sesuai dengan kepentingan nasional, syarat dan kemampuannya, penghormatan atas kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan dan keutuhan wilayah dari negara-negara lain, pendorongan kesetaraan gender dan perlindungan hak asasi manusia, Vietnam sedang berangsur-angsur beralih dari partisipasi yang aktif menjadi menguasai permainan di bidang pemeliharaan perdamaian internasional. UU mengenai partisipasi pada pasukan pemelihara perdamaian PBB terus menegaskan komitmen yang kuat dari Vietnam kepada dunia dalam berkontribusi pada misi pemeliharaan perdamaian bersama, melalui itu juga turut melaksanakan strategi pembelaan tanah air dari dini dan dari jauh melalui langkah damai./.

         

Komentar

Yang lain