(VOVWORLD) - Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Tran Thanh Man dan Istri menghadiri Sidang umum Uni Parlemen ASEAN yang ke-46 (AIPA 46) dan melakukan kunjungan resmi ke Malaysia dari tgl 16 hingga tgl 20 September. Kunjungan ini mempunyai makna strategis, turut mendorong kerja sama parlementer, memperluas bidang-bidang potensial dan memperkokoh kepercayaan antarpemimpin senior Vietnam-Malaysia.
Ketua MN Vietnam, Tran Thanh Man (yang kedua dari kanan) dan Istri berfoto bersama dengan Ketua Majelis Rendah Malaysia dan Istri sehubungan dengan kunjungannya di Vietnam pada tgl 23 Oktober tahun 2024 (Ilustrasi) (Foto: quochoi.vn)
|
Mengembangkan Peranan Parlemen dalam Mendorong Konektivitas Regional
Dengan tema: “Parlemen di garis depan demi sebuah ASEAN yang tumbuh secara inklusif dan berkesinambungan”, AIPA-46 memusat pada isi-isi peranan parlemen dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkesinambungan, bertukar pengalaman tentang kerangka hukum dan mekanisme pengawasan dalam membantu pertumbuhan yang inklusif dan berkesinambungan, memperkuat kemampuan parlementer dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan, mendorong kerja sama dan berkoordinasi antara parlemen dengan lembaga-lembaga swadaya masyarakat dan sektor swasta, para sarjana, melaksanakan Visi Komunitas ASEAN 2045, membuat rekomendasi tentang reformasi kebijakan dan inisiatif mengenai hukum untuk memperkuat pertumbuhan yang inkusif dan berkesinambungan. Duta Besar (Dubes) Vietnam di Malaysia, Dinh Ngoc Linh memberitahukan:
“Malaysia memilih tema: “Parlemen di garis depan demi sebuah ASEAN yang tumbuh secara inklusif dan berkesinambungan” dengan keinginan AIPA terus mengembangkan peranan parlementer dalam mendorong konektivitas regional, meningkatkan suara masyarakat, memperkuat silaturahmi rakyat dan melaksanakan target-target pembangunan yang berkesinambungan”.
Ketua MN Vietnam, Tran Thanh Man menghadiri sidang badan eksekutif AIPA, menghadiri upacara pembukaan dan menyampaikan pidato penting di sidang paripurna pertama serta melakukan kegiatan-kegiatan kontak bilateral. Melalui itu, menegaskan peranan aktif dan bertanggung jawab dari MN Vietnam dalam semua kegiatan parlementer regional, mendorong diskusi-diskusi dan mewujudkan hasil AIPA 46, bersamaan itu memperluas hubungan dengan parlemen negara-negara di dunia. Dubes Dinh Ngoc Linh menegaskan:
“Kunjungan tersebut mempunyai makna yang teramat penting, menegaskan komitmen dan tekad Vietnam dalam menggelarkan garis politik luar negeri yang teranekaragamkan dan teraneka-arahkan, proaktif dan bertanggung jawab, memberikan kontribusi pada perdamaian, kerja sama dan perkembangan di kawasan dan di dunia. Vietnam terus memanifestasikan garis politik luar negeri yang konsekuen, memprioritaskan penguatan hubungan dengan negara-negara ASEAN, mendorong hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga dan ingin memberikan peranan yang semakin lebih penting pada masalah-masalah regional dan internasional”.
Menggelarkan Secara Substansial Hubungan Bilateral
Dalam rangka kunjungan resminya ke Malaysia, Ketua MN Vietnam Tran Thanh Man akan melakukan berbagai pembicaraan dan pertemuan penting dengan Ketua Majelis Tinggi Malaysia, Ketua Majelis Rendah Malaysia dan para pemimpin senior lain dari Malaysia. Ini tidak hanya merupakan peluang baik kepada kedua pihak untuk terus memperkokoh lagi kepercayaan strategis, memperluas kerja sama parlementer antara dua negara saja, tetapi membuka peluang-peluang kerja sama yang substansial dan efektif, terutama di bidang ekonomi-perdagangan dan investasi. Dubes Dinh Ngoc Linh percaya:
“Ini merupakan tahapan yang harus kita kuasai untuk melakukan kerja sama, menciptakan kondisi kondusif, khususnya untuk badan-badan usaha dua negara dalam melakukan kontak, mendekati pasar satu sama lain di bidang ekonomi, salah satu bidang yang mempunyai banyak titik cerah. Selama 8 bulan awal tahun 2025, nilai perdagangan antara dua negara mencapai 10,66 miliar USD, meningkat 10,3 persen dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun lalu. Ini merupakan sinyal-sinyal positif kepada dua negara untuk cepat menyelesaikan target yang telah ditetapkan, khususnya di bidang-bidang yang menjadi minat bersama dan sedang memiliki kebijakan terobosan”.
Kunjungan ini turut menggelarkan dengan substansial hubungan Kemitraan strategis komprehensif yang telah digalang antara dua negara Vietnam dan Malaysia selama ini, bersamaan itu memanifestasikan dukungan terhadap Malaysia selaku Ketua ASEAN 2025. Melalui itu, Vietnam terus memanifestasikan politik luar negeri yang konseksuen, memprioritaskan hubungan dengan negara-negara ASEAN, mendorong hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga dan ingin memainkan peranan yang semakin penting dalam masalah-masalah regional dan internasional.