Rekam Jejak Pikiran Ho Chi Minh dalam Proses Pengembangan Tanah Air pada Periode Baru

(VOVWORLD) - Hari ini, tgl 19 Mei, adalah Hari Peringatan HUT ke-135  Presiden Ho Chi Minh, Pahlawan pembebasan bangsa, cendekiawan budaya dunia (19/5/1890-19/5/2025). Tidak hanya adalah pemimpin jenial dalam usaha pembebasan bangsa, pikiran dan keteladanan moral Presiden Ho Chi Minh juga menjadi fondasi yang mantap bagi masa depan tanah air. 
Rekam Jejak Pikiran Ho Chi Minh dalam Proses Pengembangan Tanah Air pada Periode Baru - ảnh 1Presiden Ho Chi Minh (Foto dokumenter) (Foto: dangcongsan.vn)

Setiap Haluan yang Tepat dari Partai Semuanya Mencerminkan Pewarisan Pikiran Beliau

 

Pikiran dan keteladanan Presiden Ho Chi Minh telah menerangi jalan dan  mengendalikan bangsa Vietnam mencapai banyak prestasi yang besar dan mempunyai makna sejarah . Tentang ekonomi, Vietnam telah mencapai perkembangan-perkembangan  melompat berkat keteguhan pada jalan yang telah dipilih oleh Partai Komunis dan Presiden Ho Chi Minh. 

Dari sebuah negeri yang miskin dan terbelakang sebelum Pembaruan, Vietnam menggeliat menjadi sebuah   negara sedang berkembang dengan pendapatan menengah, perekonomian mengalami pertumbuhan yang cepat dan melakukan integrasi secara intensif dan ekstensif pada perekonomian dunia. Laju pertumbuhan Produk Bruto Domestik (PDB) rata-rata dari tahun 1986 sampai tahun 2023 mencapai kira-kira 6,5-7 persen per tahun, membawa Vietnam memasuki kelompok 35 perekonomian papan atas di dunia dan lolos masuk ke Top 20 negara yang mempunyai skala perdagangan terbesar. Vietnam tidak hanya menjamin dengan mantap ketahanan pangan untuk lebih dari 100 juta penduduk saja, tapi menjadi negara-negara eksportir beras dan banyak hasil pertanian papan atas di dunia. Tercapainya hasil-hasil tersebut berkat menerapkan secara kreatif pikiran Presiden Ho Chi Minh tentang kemerdekaan, kemandirian yang terkait dengan buka pintu dan integrasi.         

Di bidang sosial, pikiran Presiden Ho Chi Minh tentang “menganggap rakyat sebagai akar” dimanifestasikan secara jelas dalam semua kebijakan Partai Komunis tentang jaring pengaman sosial, pengentasan dari kelaparan dan kemiskinan, berbagai program target nasional. Khususnya, haluan menghapuskan rumah sementara dan rumah bobrok yang sedang digelarkan dengan kuat di seluruh negeri, menuju ke target tanpa warga yang harus mengalami kesulitan dan tidak ada rumah tinggal pada tahun 2025. 

 

Sumber Ilham bagi Proses Pengembangan Tanah Air pada Periode Baru

 

Pikiran, moral dan gaya hidup Presiden Ho Chi Minh tidak hanya menerangi perjalanan yang telah lewat, melainkan juga bersinar seperti sumber ilham bagi masa kini dan masa depan tanah air. 

Berbagai strategi dan perancangan pengembangan sosial-ekonomi sampai tahun 2030, visi sampai tahun 2045 dari Vietnam juga menganggap tujuan “rakyatnya kaya, negaranya kuat, masyarakatnya adil, demokratis dan beradab” sebagai titik berat. Itu justru merupakan harapan dari Presiden Ho Chi Minh ketika masih sugeng tentang sebuah negara Vietnam yang damai, bersatu dan makmur. Direktur Institut Politik Nasional Ho Chi Minh, Nguyen Xuan Thang menyatakan:  

“Pikiran Presiden Ho Chi Minh akan menjadi dasar yang teramat penting untuk mengabdi usaha pembangunan dan pengembangan tanah air, pembelaan tanah air dari sekarang sampai tahun 2030, visi sampai tahun 2045. Itu juga merupakan proses untuk memberikan argumentasi  bagi pembuatan dan penyempurnaan Dokumen-dokumen Kongres Nasional Partai Komunis, turut menyempurnakan teori tentang garis politik melakukan pembaruan – menganggap ini sebagai satu fondasi pikiran dari Partai Komunis dalam masa bakti mendatang”.   

Belajar teladan Presiden Ho Chi Minh, seluruh Partai Komunis, seluruh  masyarakat Vietnam sedang menjunjung tinggi semangat mandiri, melakukan inovasi kreatif juga membawa tanah air maju cepat dan kuat di atas jalan industrialisasi dan modernisasi. Semangat berani berpikir, berani bertindak, sepenuh hati demi tanah air dan rakyat dari Beliau sudah dan sedang memberikan api kepada generasi dewasa ini untuk bertekad melaksanakan semua target dan hasrat besar, membawa Vietnam menjadi negara berkembang secara perkasa pada masa depan. Sekretaris Jenderal Komite Sentral Parai Komunis Vietnam, To Lam menegaskan: 

“Belajar dan bertindak sesuai dengan pikiran Presiden Ho Chi Minh agar seluruh Partai, seluruh rakyat, seluruh tentara dalam situasi mana pun selalu gigih dengan tujuan kemerdekaan  nasional yang terkait dengan sosialisme, semangat besi  "tidak ada yang lebih berharga dari pada kemerdekaan dan kebebasan”, tidak henti-hentinya memperkokoh dan mengembangkan kekuatan persatuan seluruh bangsa di bawah kepemimpinan Partai, memadukan kekuatan zaman, menyukseskan tujuan-tujuan strategis 100 tahun di bawah kepemimpinan Partai, 100 tahun pendirian negara. Bagaimanapun kesulitannya, pastilah kita harus  menyukseskan pembangunan negara Vietnam yang rakyatnya kaya, negaranya kuat, masyarakatnya perkasa, demokratis dan beradab”.  

Partai dan Negara Vietnam sedang menekuni target pengembangan tanah air menurut arah sosialisme yang dipilih Presiden Ho Chi Minh, bersamaan itu dengan gigih menggelarkan terobosan-terobosan strategis untuk menciptakan perubahan-perubahan yang jelas pada periode baru. Setiap  perubahan juga bertujuan melaksanakan secara sempurna hasrat Beliau yaitu  membangun tanah air kita “sama dengan sepuluh kali dewasa ini, “berdiri sama tinggi dengan negara-negara adi kuasa di lima benua”. 

Pikiran, moral dan gaya hidup  Presiden Ho Chi Minh selama-lamanya menjadi bekal yang bernilai untuk bangsa Vietnam di atas jalan pembangunan. Beliau masih tetap hadir pada setiap pekerjaan, setiap kemenangan yang dicapai dalam usaha pembangunan dan pembelaan Tanah Air Vietnam.

Komentar

Yang lain