(VOVWORLD) - Setelah 80 tahun sejak mendirikan negara (2/9/1945-2/9/2025), Vietnam sudah menggeliat menjadi sebuah negara yang merdeka, mandiri dan berintegrasi secara intensif dan ekstensif.
Dari halaman-halaman sejarah heroik dalam melawan kaum agresor sampai usaha pembaruan dan integrasi internasional, Vietnam dewasa ini dinilai oleh sahabat internasional sebagai Mitra yang tepercaya, Sandaran bagi perdamaian dan pembangunan.
Ilustrasi (Foto: VOV) |
Vietnam – Mitra yang Tepercaya
Pada latar belakang dunia mengalami gejolak yang sulit diduga, Vietnam mendapat penghargaan banyak negara untuk menjadi mitra yang tepercaya tentang politik, ekonomi, perdagangan, pertahanan, keamanan dan kebudayaan. Prestasi sosial-ekonomi yang menonjol, lingkungan politik yang stabil dan politik luar negeri yang independen, mandiri, teranekaragamkan dan teraneka-arahkan telah menjadikan Vietnam sebagai destinasi yang menarik bagi investasi, kerja sama dan silaturahmi. Deputi Perdana Menteri (PM), Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Bui Thanh Son menegaskan:
“Hingga sekarang, Vietnam telah menggalang hubungan ekonomi-perdagangan dengan lebih dari 230 negara dan teritori, menandatangani dan menggelarkan 17 Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA), di antaranya ada banyak FTA generasi baru dan sedang mendorong negosiasi dengan para mitra yang lain. Di antaranya semua prestasi yang membanggakan ada perihal Vietnam menggeliat lolos masuk ke kelompok 32 negara papan atas di dunia tentang skala Produk Bruto Domestik (PDB), 20 negara besar yang mempunyai skala perdagangan dan penyerapan modal investasi yang terbesar”.
Seiring dengan itu, Vietnam sedang menjadi rantai kunci yang penting di pasar regional dan internasional, memperluas kerja sama di bidang-bidang baru dan berpartisipasi secara lebih mendalam pada rantai-rantai pasokan serta memperbaiki posisi dalam rantai nilai global.
Vietnam-Sandaran bagi Perdamaian dan Pembangunan
Tidak hanya menjadi mitra yang tepercaya, Vietnam juga dinilai oleh komunitas internasional sebagai sandaran bagi perdamaian dan pembangunan. Vietnam selalu konsekuen menangani sengketa dengan langkah damai, menghormati hukum internasional, mendorong kerja sama dan dialog. Bapak John MacAuliff, Direktur Eksekutif, Dana Rekonsiliasi dan Pembangunan Amerika Serikat (AS) menilai bahwa justru politik luar negeri yang damai telah menjadi fondasi bagi Vietnam bersama dengan negara-negara untuk mendorong dialog, menangani sengketa dengan peranan mediator rekonsiliasi, pembinaan perdamaian di tengah lingkungan geo-politik yang baru. -
“Vietnam mempunyai posisi tunggul, mendapat kepercayaan dari negara-negara yang pernah tidak saling dukung dan telah menggalang hubungan yang sangat hangat dengan Vietnam. Di satu dunia multi-pola yang penuh bahaya, Vietnam bisa memainkan peranan mediator rekonsiliasi. Ini merupakan keseimbingan bijaksana yang ditarik pengalaman oleh Vienam dari ribuan tahun”.
Citra para prajurit baret biru Vietnam di Afrika merupakan bukti yang meyakinkan tentang sebuah Vietnam yang bertanggung jawab dan manusiawi seperti penilaian Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) urusan kegiatan pemeliharaan perdamaian, Jean Pierre Lacroix dalam kunjungan kerjanya di Vietnam pada bulan Juni tahun 2025:
“Vietnam telah memanifestasikan komitmen yang kuat kepada PBB, di antaranya kegiatan pemeliharaan perdamaian pada khususnya. Sumbangsih Vietnam telah membantu kami menciptakan perbedaan bagi perdamaian, khususnya menciptakan perbedaan untuk masyarakat di tempat-tempat terdampak konflik”.
Partisipasi Vietnam yang semakin intensif dan ekstensif pada inisiatif-inisiatif global ada adaptasi perubahan iklim, ketahanan energi dan ketahanan pangan sampai pencegahan dan pengendalian wabah serta pertolongan internasional di tempat-tempat terjadi bencana telah memanifestasikan tanggung jawab dan kemanusiaan Vietnam di era baru.
Memasuki era baru, Vietnam tidak henti-hentinya meningkatkan sumbangsih pada perdamaian, kerja sama dan kemajuan umat manusia. Deputi PM, Menlu Vietnam, Bui Thanh Son menegaskan: “Integrasi internasional sekarang tidak hanya berhenti dalam memosisikan Vietnam sebagai negara yang datang kemudian maka memosisikan negara yang sedang membina, menetapkan dan membimbing semua kerangka kerja sama yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan baru dari tanah air”.
Setelah 80 tahun sejak negara dibentuk, Vietnam tidak hanya merupakan negara yang independen, melainkan juga menjadi bukti yang hidup-hidup akan sebuah bangsa yang bertanggung jawab dan manusiawi demi target-target bersama umat manusia. Dari perjalanan berjuang merebut kemerdekaan sampai jalan berintegrasi dan berkembang, Vietnam sudah dan sedang menegaskan posisinya yaitu: Mitra yang tepercaya, Sandaran bagi perdamaian dan pembangunan dengan hasrat membangun satu dunia yang lebih baik dan indah.