Keunikan dalam Upacara Pernikahan Warga Etnis Minoritas Ede
(VOVWORLD) - Warga etnis minoritas Ede menganut sistem matriarkal, sehingga pernikahan biasanya secara proaktif dipimpin oleh perempuan. Keluarga pengantin perempuan bertanggung jawab menyiapkan sesajian, dan keluarga pengantin laki-laki mempunyai hak istimewa untuk mengajukan mahar. Si gadis akan menikahi tunangannya dan tinggal di rumah orang tua kandungnya, namun dia juga ada waktu untuk tinggal bersama dengan keluarga pengantin laki-laki sebelum menikah.Ini merupakan salah satu keunikan dalam adat pernikahan dari warga etnis minoritas Ede.
Keunikan dalam Upacara Pernikahan Warga Etnis Minoritas Ede
Keunikan dalam Upacara Pernikahan Warga Etnis Minoritas Ede
(VOVWORLD) - Warga etnis minoritas Ede menganut sistem matriarkal, sehingga pernikahan biasanya secara proaktif dipimpin oleh perempuan. Keluarga pengantin perempuan bertanggung jawab menyiapkan sesajian, dan keluarga pengantin laki-laki mempunyai hak istimewa untuk mengajukan mahar. Si gadis akan menikahi tunangannya dan tinggal di rumah orang tua kandungnya, namun dia juga ada waktu untuk tinggal bersama dengan keluarga pengantin laki-laki sebelum menikah.Ini merupakan salah satu keunikan dalam adat pernikahan dari warga etnis minoritas Ede.
Upacara Pembuatan Palung Air dari Warga Etnis Minoritas Xo Dang
(VOVWORLD) - Setiap tahun, pada bulan November dan Desember, warga etnis-etnis minoritas di daerah Tay Nguyen (daerah dataran tinggi di Vietnam Tengah), di antaranya ada warga etnis minoritas Xo Dang di Provinsi Kon Tum, menyelenggarakan ritual-ritual mensyukuri dewa, memohon keberuntungan dan ketenangan untuk dukuh dan keluarga. Upacara membuat palung air bambu atau memuja sumber air merupakan salah satu pesta dengan tujuan itu.
Upacara Pembuatan Palung Air dari Warga Etnis Minoritas Xo Dang
Upacara Pembuatan Palung Air dari Warga Etnis Minoritas Xo Dang
(VOVWORLD) - Setiap tahun, pada bulan November dan Desember, warga etnis-etnis minoritas di daerah Tay Nguyen (daerah dataran tinggi di Vietnam Tengah), di antaranya ada warga etnis minoritas Xo Dang di Provinsi Kon Tum, menyelenggarakan ritual-ritual mensyukuri dewa, memohon keberuntungan dan ketenangan untuk dukuh dan keluarga. Upacara membuat palung air bambu atau memuja sumber air merupakan salah satu pesta dengan tujuan itu.
Khap Thai, lagu tradisional dari warga etnis minoritas Thai
(VOVWORLD) - “Khap” Thai adalah lagu-lagu rakyat dan melodi-melodi romantis yang dilestarikan secara lisan atau tertulis dari generasi ke generasi. “Khap” sering muncul dan tidak bisa kurang dalam kehidupan spiritual warga etnis minoritas Thai.
Khap Thai, lagu tradisional dari warga etnis minoritas Thai
Khap Thai, lagu tradisional dari warga etnis minoritas Thai
(VOVWORLD) - “Khap” Thai adalah lagu-lagu rakyat dan melodi-melodi romantis yang dilestarikan secara lisan atau tertulis dari generasi ke generasi. “Khap” sering muncul dan tidak bisa kurang dalam kehidupan spiritual warga etnis minoritas Thai.
Keng loong, Tarian Tradisional dari Warga Etnis Minoritas Thai di Kabupaten Mai Chau, Provinsi Hoa Binh
(VOVWORLD) - Bagi warga etnis minoritas Thai di Kabupaten Mai Chau, Provinsi Hoa Binh, tarian “Keng loong” adalah bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan mereka, khususnya dalam festival. Saat ini, di perkampungan etnis Thai yang melakukan wisata berbasis masyarakat, mereka sering menggunakan tarian “keng loong” untuk menciptakan suara-suara seru sebagai ucapan salam kepada wisatawan. Tarian “Keng loong” telah menjadi keindahan kebudayaan tradisional warga daerah setempat yang unik.
Keng loong, Tarian Tradisional dari Warga Etnis Minoritas Thai di Kabupaten Mai Chau, Provinsi Hoa Binh
Keng loong, Tarian Tradisional dari Warga Etnis Minoritas Thai di Kabupaten Mai Chau, Provinsi Hoa Binh
(VOVWORLD) - Bagi warga etnis minoritas Thai di Kabupaten Mai Chau, Provinsi Hoa Binh, tarian “Keng loong” adalah bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan mereka, khususnya dalam festival. Saat ini, di perkampungan etnis Thai yang melakukan wisata berbasis masyarakat, mereka sering menggunakan tarian “keng loong” untuk menciptakan suara-suara seru sebagai ucapan salam kepada wisatawan. Tarian “Keng loong” telah menjadi keindahan kebudayaan tradisional warga daerah setempat yang unik.
Pakaian Perempuan Etnis Minoritas Pa Then yang Cemerlang
(VOVWORLD) - Pa Then adalah salah satu dari 14 etnis minoritas di Vietnam yang memiliki populasi kurang dari 10.000 jiwa. Mereka tinggal di beberapa kecamatan di Kabupaten Bac Quang, Kabupaten Quang Binh, Provinsi Ha Giang, Vietnam Utara; dan Kabupaten Lam Binh, Provinsi Tuyen Quang. Ciri khas yang membedakan etnis minoritas Pa Then dengan etnis-etnis lainnya ialah warna pakaiannya.
Pakaian Perempuan Etnis Minoritas Pa Then yang Cemerlang
Pakaian Perempuan Etnis Minoritas Pa Then yang Cemerlang
(VOVWORLD) - Pa Then adalah salah satu dari 14 etnis minoritas di Vietnam yang memiliki populasi kurang dari 10.000 jiwa. Mereka tinggal di beberapa kecamatan di Kabupaten Bac Quang, Kabupaten Quang Binh, Provinsi Ha Giang, Vietnam Utara; dan Kabupaten Lam Binh, Provinsi Tuyen Quang. Ciri khas yang membedakan etnis minoritas Pa Then dengan etnis-etnis lainnya ialah warna pakaiannya.
Sembilan Anak Tangga - Jembatan Budaya Masyarakat Tay dan Nung
(VOVWORLD) - Rumah panggung tradisional dan tangganya merupakan keindahan budaya yang unik dari masyarakat etnis-etnis minoritas Tay dan Nung. Anak-anak tangga yang mengandung kekayaan budaya dan adat istiadat etnis-etnis Tay dan Nung.
Sembilan Anak Tangga - Jembatan Budaya Masyarakat Tay dan Nung
Sembilan Anak Tangga - Jembatan Budaya Masyarakat Tay dan Nung
(VOVWORLD) - Rumah panggung tradisional dan tangganya merupakan keindahan budaya yang unik dari masyarakat etnis-etnis minoritas Tay dan Nung. Anak-anak tangga yang mengandung kekayaan budaya dan adat istiadat etnis-etnis Tay dan Nung.
Melestarikan Seni Menggambar dengan Lilin Lebah dari Warga Etnis Minoritas
(VOVWORLD) - Seni bergambar dengan lilin lebah pada kain merupakan keindahan tradisional yang diteruskan banyak generasi warga etnis-etnis minoritas Mong dan Dao Tien. Dengan tangan-tangan terampil dan imajinasi yang kaya raya, para perempuan setempat telah menggunakan lilin lebah untuk membuat kain dan pakaian dengan motif yang canggih, berwarna-warni, dan indah. Untuk melestarikan dan menyebarkan identitas kebudayaan sendiri, para artisan etnis Mong dan Dao ingin mengusahakan arah yang berkelanjutan untuk kerajinan tangan tradisional ini.
Melestarikan Seni Menggambar dengan Lilin Lebah dari Warga Etnis Minoritas
Melestarikan Seni Menggambar dengan Lilin Lebah dari Warga Etnis Minoritas
(VOVWORLD) - Seni bergambar dengan lilin lebah pada kain merupakan keindahan tradisional yang diteruskan banyak generasi warga etnis-etnis minoritas Mong dan Dao Tien. Dengan tangan-tangan terampil dan imajinasi yang kaya raya, para perempuan setempat telah menggunakan lilin lebah untuk membuat kain dan pakaian dengan motif yang canggih, berwarna-warni, dan indah. Untuk melestarikan dan menyebarkan identitas kebudayaan sendiri, para artisan etnis Mong dan Dao ingin mengusahakan arah yang berkelanjutan untuk kerajinan tangan tradisional ini.
Provinsi Soc Trang Menyelesaikan Proyek Bantuan Pembangunan Rumah untuk Orang Miskin
(VOVWORLD) - Proyek bantuan pembangunan rumah untuk orang miskin dan warga etnis minoritas di Provinsi Soc Trang, Vietnam Selatan digelar dari bulan Juni hingga bulan September 2023. Sebanyak 1.200 rumah dibangun untuk masyarakat miskin, membantu mereka menstabilkan kehidupan.
Provinsi Soc Trang Menyelesaikan Proyek Bantuan Pembangunan Rumah untuk Orang Miskin
Provinsi Soc Trang Menyelesaikan Proyek Bantuan Pembangunan Rumah untuk Orang Miskin
(VOVWORLD) - Proyek bantuan pembangunan rumah untuk orang miskin dan warga etnis minoritas di Provinsi Soc Trang, Vietnam Selatan digelar dari bulan Juni hingga bulan September 2023. Sebanyak 1.200 rumah dibangun untuk masyarakat miskin, membantu mereka menstabilkan kehidupan.
Warga Etnis Minoritas Khmer Menuju ke Festival Ok Om Bok - Lomba Perahu Ngo
(VOVWORLD) - Festival Ok Om Bok - Lomba perahu Ngo Provinsi Soc Trang tahun 2023 berlangsung dari tanggal 25-27 November. Ini merupakan kegiatan budaya dan olahraga yang menunjukkan sifat komunitas dan punya makna istimewa bagi masyarakat etnis Khmer. Sebulan sebelum festival, pagoda-pagoda memobilisasi umat Buddha dan pemuda di desa berlatih untuk menghadiri festival tersebut. Ini juga merupakan kesempatan bagi masyarakat Khmer untuk melestarikan ciri kebudayaan festival tradisional yang unik ini dan berusaha untuk mencapai prestasi tinggi bagi pagoda dan desa.
Warga Etnis Minoritas Khmer Menuju ke Festival Ok Om Bok - Lomba Perahu Ngo
Warga Etnis Minoritas Khmer Menuju ke Festival Ok Om Bok - Lomba Perahu Ngo
(VOVWORLD) - Festival Ok Om Bok - Lomba perahu Ngo Provinsi Soc Trang tahun 2023 berlangsung dari tanggal 25-27 November. Ini merupakan kegiatan budaya dan olahraga yang menunjukkan sifat komunitas dan punya makna istimewa bagi masyarakat etnis Khmer. Sebulan sebelum festival, pagoda-pagoda memobilisasi umat Buddha dan pemuda di desa berlatih untuk menghadiri festival tersebut. Ini juga merupakan kesempatan bagi masyarakat Khmer untuk melestarikan ciri kebudayaan festival tradisional yang unik ini dan berusaha untuk mencapai prestasi tinggi bagi pagoda dan desa.
Ciri kebudayaan dari warga etnis minoritas Mang di Provinsi Lai Chau
(VOVWORLD) - Etnis minoritas Mang berpenduduk kurang dari 10 ribu jiwa dan hanya tinggal di Provinsi Lai Chau, Vietnam Utara saja. Sebelumnya, akibat cara hidup yang berpindah-pindah tidak menetap, cara hidup nomaden serta kondisi sosial ekonomi yang sulit, banyak ciri kebudayaan yang khas dari masyarakat Mang berangsur-angsur aus. Kini, adat istiadat, kerajinan tangan, dan kebudayaan warga etnis minoritas Mang secara bertahap dihidupkan kembali, dilestarikan, dan disebarluaskan.
Ciri kebudayaan dari warga etnis minoritas Mang di Provinsi Lai Chau
Ciri kebudayaan dari warga etnis minoritas Mang di Provinsi Lai Chau
(VOVWORLD) - Etnis minoritas Mang berpenduduk kurang dari 10 ribu jiwa dan hanya tinggal di Provinsi Lai Chau, Vietnam Utara saja. Sebelumnya, akibat cara hidup yang berpindah-pindah tidak menetap, cara hidup nomaden serta kondisi sosial ekonomi yang sulit, banyak ciri kebudayaan yang khas dari masyarakat Mang berangsur-angsur aus. Kini, adat istiadat, kerajinan tangan, dan kebudayaan warga etnis minoritas Mang secara bertahap dihidupkan kembali, dilestarikan, dan disebarluaskan.
