Listen on
  • Close
  • EN English
  • VN Vietnamese
  • CN 中文
  • JP 日本語
  • KR 한국어
  • FR Français
  • RU Русский
  • DE Deutsch
  • ES Español
  • ID Indonesia
  • TH ไทย
  • LA ພາສາລາວ
  • KH ខ្មែរ
05/07/2023

Kebudayaan Etnis Minoritas Khmer yang Unik di Provinsi Soc Trang

(VOVWORLD) - Etnis Khmer adalah salah satu dari 54 etnis di Vietnam. Warga etnis minoritas Khmer pada pokoknya tinggal di provinsi-provinsi di Vietnam Selatan, di antaranya yang paling banyak di Provinsi Soc Trang. Etnis Khmer memiliki tradisi budaya yang kuno, unik dan kaya, dimanifestasikan dalam seni nyanyi, tari, musik, sastra, festival, agama, arsitektur pagoda, pakaian tradisional, dan lain-lain.

Kebudayaan Etnis Minoritas Khmer yang Unik di Provinsi Soc Trang

Kebudayaan Etnis Minoritas Khmer yang Unik di Provinsi Soc Trang

(VOVWORLD) - Etnis Khmer adalah salah satu dari 54 etnis di Vietnam. Warga etnis minoritas Khmer pada pokoknya tinggal di provinsi-provinsi di Vietnam Selatan, di antaranya yang paling banyak di Provinsi Soc Trang. Etnis Khmer memiliki tradisi budaya yang kuno, unik dan kaya, dimanifestasikan dalam seni nyanyi, tari, musik, sastra, festival, agama, arsitektur pagoda, pakaian tradisional, dan lain-lain.

28/06/2023

Provinsi Ba Ria-Vung Tau Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Etnis Minoritas

(VOVWORLD) - Di Provinsi Ba Ria-Vung Tau terdapat hampir 9.000 keluarga dengan populasi 25.700 jiwa dari 38 etnis minoritas, menduduki 2,3% dari populasi seluruh provinsi. Warga etnis minoritas di provinsi ini sebagian besar adalah etni- etnis: Hoa, Khmer, Tay, Nung, Chau ro dan lain-lain hidup berselang-seling dengan etnis Kinh di kabupaten-kabupaten Chau Duc, Xuyen Moc dan Kota Vung Tau. Dengan mendapat perhatian, kepedulian dan peningkatan kualitas hidup dari pemerintahan setempat, warga etnis-etnis minoritas di daerah hari demi hari menggeliat dalam kehidupan, bersatu membangun kampung halaman.

Provinsi Ba Ria-Vung Tau Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Etnis Minoritas

Provinsi Ba Ria-Vung Tau Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Etnis Minoritas

(VOVWORLD) - Di Provinsi Ba Ria-Vung Tau terdapat hampir 9.000 keluarga dengan populasi 25.700 jiwa dari 38 etnis minoritas, menduduki 2,3% dari populasi seluruh provinsi. Warga etnis minoritas di provinsi ini sebagian besar adalah etni- etnis: Hoa, Khmer, Tay, Nung, Chau ro dan lain-lain hidup berselang-seling dengan etnis Kinh di kabupaten-kabupaten Chau Duc, Xuyen Moc dan Kota Vung Tau. Dengan mendapat perhatian, kepedulian dan peningkatan kualitas hidup dari pemerintahan setempat, warga etnis-etnis minoritas di daerah hari demi hari menggeliat dalam kehidupan, bersatu membangun kampung halaman.

21/06/2023

Pasar di daerah dataran tinggi Lai Chau: Tempat untuk mempromosikan produk budaya dari warga etnis minoritas

(VOVWORLD) - Dengan 20 kelompok etnis yang hidup bersama, Provinsi Lai Chau (Vietnam Utara) memiliki khazanah budaya yang berwarna-warni, menyerap kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang berkunjung dan mencaritahu. Tidak hanya melestarikan dan mengembangkan, melalui pasar-pasar di desa-desa, warga etnis-etnis telah memperkenalkan produk budaya dan kuliner khas etnisnya kepada para pengunjung.

Pasar di daerah dataran tinggi Lai Chau: Tempat untuk mempromosikan produk budaya dari warga etnis minoritas

Pasar di daerah dataran tinggi Lai Chau: Tempat untuk mempromosikan produk budaya dari warga etnis minoritas

(VOVWORLD) - Dengan 20 kelompok etnis yang hidup bersama, Provinsi Lai Chau (Vietnam Utara) memiliki khazanah budaya yang berwarna-warni, menyerap kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang berkunjung dan mencaritahu. Tidak hanya melestarikan dan mengembangkan, melalui pasar-pasar di desa-desa, warga etnis-etnis telah memperkenalkan produk budaya dan kuliner khas etnisnya kepada para pengunjung.

14/06/2023

Tenun Kain Ikat – Tolok Ukur Keprigelan dan Kepandaian Perempuan Ede

(VOVWORLD) - Sejak kecil, anak-anak perempuan etnis minoritas Ede di Provinsi Dak Lak sudah diajari oleh ibu dan neneknya cara menenun kain ikat untuk membuat selimut, selendang, atau gaun. Produk-produk ini tidak hanya untuk digunakan tetapi juga sebagai hadiah untuk keluarga pengantin pria ketika seorang perempuan "menangkap" suaminya. Oleh karena itu, kain ikat dianggap sebagai tolok ukur keprigelan perempuan etnis Ede. Kerajinan menenun kain ikat dilestarikan dan dikembangkan oleh perempuan Ede menjadi industri produksi komoditas, menghasilkan pendapatan bagi keluarga dan masyarakat.

Tenun Kain Ikat – Tolok Ukur Keprigelan dan Kepandaian Perempuan Ede

Tenun Kain Ikat – Tolok Ukur Keprigelan dan Kepandaian Perempuan Ede

(VOVWORLD) - Sejak kecil, anak-anak perempuan etnis minoritas Ede di Provinsi Dak Lak sudah diajari oleh ibu dan neneknya cara menenun kain ikat untuk membuat selimut, selendang, atau gaun. Produk-produk ini tidak hanya untuk digunakan tetapi juga sebagai hadiah untuk keluarga pengantin pria ketika seorang perempuan "menangkap" suaminya. Oleh karena itu, kain ikat dianggap sebagai tolok ukur keprigelan perempuan etnis Ede. Kerajinan menenun kain ikat dilestarikan dan dikembangkan oleh perempuan Ede menjadi industri produksi komoditas, menghasilkan pendapatan bagi keluarga dan masyarakat.

07/06/2023

Adat Menyembah Dewa Dapur dari Warga Etnis Minoritas Tay

(VOVWORLD) - Seperti halnya dengan banyak etnis lain, dalam kehidupan warga etnis minoritas Tay, dapur api atau tungku memainkan peranan yang sangat penting. Dapur adalah tempat memasak, mengawetkan bahan pangan, dan juga tempat memuja dewa api untuk mengusir roh jahat, mencegah binatang buas dan berdoa untuk keberuntungan, kehangatan, dan kecukupan. Oleh karena itu, warga etnis Tay selalu berkiblat ke api seperti ke dunia misterius dari generasi ke generasi di rumah mereka sendiri.

Adat Menyembah Dewa Dapur dari Warga Etnis Minoritas Tay

Adat Menyembah Dewa Dapur dari Warga Etnis Minoritas Tay

(VOVWORLD) - Seperti halnya dengan banyak etnis lain, dalam kehidupan warga etnis minoritas Tay, dapur api atau tungku memainkan peranan yang sangat penting. Dapur adalah tempat memasak, mengawetkan bahan pangan, dan juga tempat memuja dewa api untuk mengusir roh jahat, mencegah binatang buas dan berdoa untuk keberuntungan, kehangatan, dan kecukupan. Oleh karena itu, warga etnis Tay selalu berkiblat ke api seperti ke dunia misterius dari generasi ke generasi di rumah mereka sendiri.

31/05/2023

Keunikan Upacara Persembahan Memohon Kesehatan untuk Gajah di Provinsi Dak Lak

(VOVWORLD) - Bagi warga etnis-etnis di daerah Tay Nguyen, gajah bukan hanya merupakan aset besar yang menunjukkan kekuatan keluarga dan marga, tetapi juga merupakan perwujudan dewa gajah - simbol dari keberuntungan dan kemakmuran desa. Oleh karena itu, sampai saat ini warga etnis-etnis di daerah Tay Nguyen masih mempertahankan banyak ritual dan adat istiadat yang berkaitan dengan gajah, di antaranya ada upacara persembahan memohon kesehatan untuk gajah yang diselenggarakan tahunan.

Keunikan Upacara Persembahan Memohon Kesehatan untuk Gajah di Provinsi Dak Lak

Keunikan Upacara Persembahan Memohon Kesehatan untuk Gajah di Provinsi Dak Lak

(VOVWORLD) - Bagi warga etnis-etnis di daerah Tay Nguyen, gajah bukan hanya merupakan aset besar yang menunjukkan kekuatan keluarga dan marga, tetapi juga merupakan perwujudan dewa gajah - simbol dari keberuntungan dan kemakmuran desa. Oleh karena itu, sampai saat ini warga etnis-etnis di daerah Tay Nguyen masih mempertahankan banyak ritual dan adat istiadat yang berkaitan dengan gajah, di antaranya ada upacara persembahan memohon kesehatan untuk gajah yang diselenggarakan tahunan.

24/05/2023

Warga Etnis Minoritas Dao di Na Hac dengan “Adat Istiadat” Melindungi Hutan

(VOVWORLD) - Dukuh Na Hac (Desa Doan Ket, Kecamatan Ha Lau, Kabupaten Tien Yen, Provinsi Quang Ninh) adalah satu-satunya dukuh warga etnis minoritas Dao di Kecamatan Ha Lau, berbatasan dengan hutan perawan dan hutan lindung daerah hilir sungai dengan luas sekitar 300 hektare. Dari generasi ke generasi, masyarakat Dukuh Na Hac selalu bersama-sama melindungi dan merawat hutan ini.

Warga Etnis Minoritas Dao di Na Hac dengan “Adat Istiadat” Melindungi Hutan

Warga Etnis Minoritas Dao di Na Hac dengan “Adat Istiadat” Melindungi Hutan

(VOVWORLD) - Dukuh Na Hac (Desa Doan Ket, Kecamatan Ha Lau, Kabupaten Tien Yen, Provinsi Quang Ninh) adalah satu-satunya dukuh warga etnis minoritas Dao di Kecamatan Ha Lau, berbatasan dengan hutan perawan dan hutan lindung daerah hilir sungai dengan luas sekitar 300 hektare. Dari generasi ke generasi, masyarakat Dukuh Na Hac selalu bersama-sama melindungi dan merawat hutan ini.

17/05/2023

Menikmati pesta permainan “đánh yến” dari warga etnis minoritas Mong di Provinsi Ha Giang

(VOVWORLD) - Selama hari-hari festival di desa-desa warga etnis minoritas Mong di daerah pegunungan batu Ha Giang, bersama dengan banyak pagelaran seni, tarian seruling “Khen”, nyanyian lagu-lagu dendang sayang, tidak bisa kurang penyelenggaraan permainan-permainan rakyat yang unik seperti permainan gasing, permainan dorong tongkat, tarik tali, dan lain-lain. Tapi yang paling khas dari semuanya ialah permainan “đánh yến”, (semacam bulu tangkis tapi raketnya dari papan kayu sedangkan koknya dari bulu yg sangat sederhana).

Menikmati pesta permainan “đánh yến” dari warga etnis minoritas Mong di Provinsi Ha Giang

Menikmati pesta permainan “đánh yến” dari warga etnis minoritas Mong di Provinsi Ha Giang

(VOVWORLD) - Selama hari-hari festival di desa-desa warga etnis minoritas Mong di daerah pegunungan batu Ha Giang, bersama dengan banyak pagelaran seni, tarian seruling “Khen”, nyanyian lagu-lagu dendang sayang, tidak bisa kurang penyelenggaraan permainan-permainan rakyat yang unik seperti permainan gasing, permainan dorong tongkat, tarik tali, dan lain-lain. Tapi yang paling khas dari semuanya ialah permainan “đánh yến”, (semacam bulu tangkis tapi raketnya dari papan kayu sedangkan koknya dari bulu yg sangat sederhana).

10/05/2023

Upacara Memohon Hujan dari Warga Etnis Minoritas E De di Kota Buon Ma Thuot, Provinsi Dak Lak

(VOVWORLD) - Bulan April setiap tahun adalah puncaknya musim kemarau, warga etnis minoritas Ede di Dukuh Ky, Kelurahan Thanh Nhat, Kota Buon Ma Thuot, Provinsi Dak Lak, dengan gembira mengadakan Upacara memohon hujan. Ini adalah festival tradisional, mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam, membawa makna spiritual yang istimewa , dengan keinginan supaya mendapat berkah dari Sang Pencipta berupa cuaca yang kondusif, tanaman tumbuh hijau, panenan berlimpah ruah, dan kehidupan yang cukup sandang cukup pangan, semua orang di dukuh bersatu dan berbahagia.

Upacara Memohon Hujan dari Warga Etnis Minoritas E De di Kota Buon Ma Thuot, Provinsi Dak Lak

Upacara Memohon Hujan dari Warga Etnis Minoritas E De di Kota Buon Ma Thuot, Provinsi Dak Lak

(VOVWORLD) - Bulan April setiap tahun adalah puncaknya musim kemarau, warga etnis minoritas Ede di Dukuh Ky, Kelurahan Thanh Nhat, Kota Buon Ma Thuot, Provinsi Dak Lak, dengan gembira mengadakan Upacara memohon hujan. Ini adalah festival tradisional, mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam, membawa makna spiritual yang istimewa , dengan keinginan supaya mendapat berkah dari Sang Pencipta berupa cuaca yang kondusif, tanaman tumbuh hijau, panenan berlimpah ruah, dan kehidupan yang cukup sandang cukup pangan, semua orang di dukuh bersatu dan berbahagia.

03/05/2023

Melestarikan Identitas Budaya Warga Etnis Minoritas Mong di Daerah Dataran Tinggi Mu Cang Chai, Provinsi Yen Bai

(VOVWORLD) - Di Kabupaten Mu Cang Chai, Provinsi Yen Bai, 95% populasinya adalah warga etnis minoritas Mong. Kebudayaan orang Mong memiliki banyak keunikan, dilestarikan dan dikembangkan dari generasi ke generasi. Keunikan ini tidak hanya memperkaya kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga turut mengembangkan tanah air.

Melestarikan Identitas Budaya Warga Etnis Minoritas Mong di Daerah Dataran Tinggi Mu Cang Chai, Provinsi Yen Bai

Melestarikan Identitas Budaya Warga Etnis Minoritas Mong di Daerah Dataran Tinggi Mu Cang Chai, Provinsi Yen Bai

(VOVWORLD) - Di Kabupaten Mu Cang Chai, Provinsi Yen Bai, 95% populasinya adalah warga etnis minoritas Mong. Kebudayaan orang Mong memiliki banyak keunikan, dilestarikan dan dikembangkan dari generasi ke generasi. Keunikan ini tidak hanya memperkaya kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga turut mengembangkan tanah air.