“Tang cau”- Ritual khusus dalam pernikahan dari kaum perempuan etnis minoritas Thai hitam di daerah Tay Bac
(VOVWORLD) - Dalam adat pernikahan dari warga etnis minoritas Thai hitam di daerah Tay Bac (atau daerah Barat Laut-Vietnam Utara) pada umum-nya ada satu ritual yang tidak bisa kurang ketika perempuan menikah ialah “tang cau” (arti-nya menyanggul rambut di bagian atas kepala). “Tang cau” merupakan satu tanda yang menunjukkan kepada semua orang bahwa perempuan itu telah menikah.
“Tang cau”- Ritual khusus dalam pernikahan dari kaum perempuan etnis minoritas Thai hitam di daerah Tay Bac
“Tang cau”- Ritual khusus dalam pernikahan dari kaum perempuan etnis minoritas Thai hitam di daerah Tay Bac
(VOVWORLD) - Dalam adat pernikahan dari warga etnis minoritas Thai hitam di daerah Tay Bac (atau daerah Barat Laut-Vietnam Utara) pada umum-nya ada satu ritual yang tidak bisa kurang ketika perempuan menikah ialah “tang cau” (arti-nya menyanggul rambut di bagian atas kepala). “Tang cau” merupakan satu tanda yang menunjukkan kepada semua orang bahwa perempuan itu telah menikah.
Upacara menyedekahi guci yang unik dari warga etnis minoritas E De , cabang Mdhur dan Blo di Provinsi Dak Lak
(VOVWORLD) - Terhadap warga etnis minoritas E De, guci tidak hanya merupakan aset yang memanifestasikan kekayaan dan kesejahteraan saja, melainkan juga membawa arti kesucian. Guci berada dalam semua ritual dan upacara sedekah dalam kehidupan spiritualitas dari warga etnis E De. Oleh karena itu, setiap kali keluarga etnis E De bisa membeli guci berilai, ketika menjual, atau memberikan-nya kepada orang lain, tuan rumah akan mengadakan uapcara menyedekahi guci untuk memberitahukan kepada para dewa dan marga keluarga-nya. Ini merupakan satu ritual tradisional yang unik dari warga etnis E De, cabang Mdhur dan Blo di Provinsi Dak Lak yang tetap dijaga sampai sekarang ini.
Upacara menyedekahi guci yang unik dari warga etnis minoritas E De , cabang Mdhur dan Blo di Provinsi Dak Lak
Upacara menyedekahi guci yang unik dari warga etnis minoritas E De , cabang Mdhur dan Blo di Provinsi Dak Lak
(VOVWORLD) - Terhadap warga etnis minoritas E De, guci tidak hanya merupakan aset yang memanifestasikan kekayaan dan kesejahteraan saja, melainkan juga membawa arti kesucian. Guci berada dalam semua ritual dan upacara sedekah dalam kehidupan spiritualitas dari warga etnis E De. Oleh karena itu, setiap kali keluarga etnis E De bisa membeli guci berilai, ketika menjual, atau memberikan-nya kepada orang lain, tuan rumah akan mengadakan uapcara menyedekahi guci untuk memberitahukan kepada para dewa dan marga keluarga-nya. Ini merupakan satu ritual tradisional yang unik dari warga etnis E De, cabang Mdhur dan Blo di Provinsi Dak Lak yang tetap dijaga sampai sekarang ini.
Warga etnis minoritas Jarai mempertahankan kerajinan menganyam tikar Pran
(VOVWORLD) - Bersamaan dengan kerajinan menenun kain ikat, menganyam keranjang gendongan, membuat instrumen-instrumen musik, maka kerajinan menganyam tikar juga menjadi salah satu di antara kerajinan-kerajinan tradisional dari warga etnis minoritas Jarai. Menghadapi perkembangan teknologi menenun tikar modern dengan bermacam bahan, kerajinan menganyam tikar pran menghadapi bahaya tergerus. Tapi, pada tahun-tahun belakangan ini, Federasi Perempuan Kecamatan Ia Dok, Kabupaten Perbatasan Duc Co, Provinsi Gia Lai, Vietnam Tengah telah berkoordinasi dengan para artisan etnis Jarai untuk mengajarkan, mewariskan dan mengembangkan kerajinan menganyam tikar Pran tradisional yang khas ini.
Warga etnis minoritas Jarai mempertahankan kerajinan menganyam tikar Pran
Warga etnis minoritas Jarai mempertahankan kerajinan menganyam tikar Pran
(VOVWORLD) - Bersamaan dengan kerajinan menenun kain ikat, menganyam keranjang gendongan, membuat instrumen-instrumen musik, maka kerajinan menganyam tikar juga menjadi salah satu di antara kerajinan-kerajinan tradisional dari warga etnis minoritas Jarai. Menghadapi perkembangan teknologi menenun tikar modern dengan bermacam bahan, kerajinan menganyam tikar pran menghadapi bahaya tergerus. Tapi, pada tahun-tahun belakangan ini, Federasi Perempuan Kecamatan Ia Dok, Kabupaten Perbatasan Duc Co, Provinsi Gia Lai, Vietnam Tengah telah berkoordinasi dengan para artisan etnis Jarai untuk mengajarkan, mewariskan dan mengembangkan kerajinan menganyam tikar Pran tradisional yang khas ini.
Upacara menyedekahi pintu gerbang desa dari warga etnis minoritas M’nong
(VOVWORLD) - Warga etnis minoritas M’nong telah mengalami proses hidup lama di Provinsi Dak Nong (Vietnam Tengah) dengan daya kreasi kebudayaan yang tidak henti-hentinya dipupuk dari generasi ke generasi. Banyak pusaka budaya, di antara-nya ada nilai budaya berbagai ritual tradisional yang khas dari etnisnya yang sampai sekarang ini masih tetap dilestarikan. Fikiran, perasaan dan aspirasi manusia dalam kehidupan dimanifestasikan melalui ritual-ritual ini. Di antara-nya harus berbicara tentang upacara menyedekahi pintu gerbang desa (atau Bư brah mpêr bon), dengan harapan agar cuaca baik, panenan berlimpah-limpah dan kehidupan warga di desa cukup sandang-cukup pangan dan berbahagia
Upacara menyedekahi pintu gerbang desa dari warga etnis minoritas M’nong
Upacara menyedekahi pintu gerbang desa dari warga etnis minoritas M’nong
(VOVWORLD) - Warga etnis minoritas M’nong telah mengalami proses hidup lama di Provinsi Dak Nong (Vietnam Tengah) dengan daya kreasi kebudayaan yang tidak henti-hentinya dipupuk dari generasi ke generasi. Banyak pusaka budaya, di antara-nya ada nilai budaya berbagai ritual tradisional yang khas dari etnisnya yang sampai sekarang ini masih tetap dilestarikan. Fikiran, perasaan dan aspirasi manusia dalam kehidupan dimanifestasikan melalui ritual-ritual ini. Di antara-nya harus berbicara tentang upacara menyedekahi pintu gerbang desa (atau Bư brah mpêr bon), dengan harapan agar cuaca baik, panenan berlimpah-limpah dan kehidupan warga di desa cukup sandang-cukup pangan dan berbahagia
Warga etnis minoritas Mong merayakan Hari Raya Tet tradisional
(VOVWORLD) - Berlangsung dari 30 bulan Sebelas tahun imlek dan berkepanjangan selama berhari-hari, adat merayakan Hari Raya Tahun Baru Tradisional (atau Hari Raya Tet) dari warga etnis Mong di daerah pegunungan tinggi telah menjadi ciri budaya yang tidak bisa kurang. Ini merupakan peluang bagi warga Mong untuk bergembira dan bertemu setelah setahun bekerja dengan sudah payah.
Warga etnis minoritas Mong merayakan Hari Raya Tet tradisional
Warga etnis minoritas Mong merayakan Hari Raya Tet tradisional
(VOVWORLD) - Berlangsung dari 30 bulan Sebelas tahun imlek dan berkepanjangan selama berhari-hari, adat merayakan Hari Raya Tahun Baru Tradisional (atau Hari Raya Tet) dari warga etnis Mong di daerah pegunungan tinggi telah menjadi ciri budaya yang tidak bisa kurang. Ini merupakan peluang bagi warga Mong untuk bergembira dan bertemu setelah setahun bekerja dengan sudah payah.
Upacara mengunduh mantu dari warga etnis minorits San Diu
VOVWOLD - Etnis minoritas San Diu di Vietnam mempunyai banyak ciri yang unik tentang semua ritual tradisional, misalnya ritual sedekah nasi baru, sedekah membersihkan garu dan menyedekahi Dewa Hutan dan lain-lain sampai sekarang ini masih tetap dilestarikan secara seutuh-nya. Khususnya, di antaranya, adat pernikahan dari warga San Diu tidak hanya merupakan aktivitas budaya spirituil saja, melainkan juga memanifestasikan perasaan, moral, langgam hidup, cara berperilaku antar-manusia, antara manusia dengan alam sekitar dan sebagainya.
Upacara mengunduh mantu dari warga etnis minorits San Diu
Upacara mengunduh mantu dari warga etnis minorits San Diu
VOVWOLD - Etnis minoritas San Diu di Vietnam mempunyai banyak ciri yang unik tentang semua ritual tradisional, misalnya ritual sedekah nasi baru, sedekah membersihkan garu dan menyedekahi Dewa Hutan dan lain-lain sampai sekarang ini masih tetap dilestarikan secara seutuh-nya. Khususnya, di antaranya, adat pernikahan dari warga San Diu tidak hanya merupakan aktivitas budaya spirituil saja, melainkan juga memanifestasikan perasaan, moral, langgam hidup, cara berperilaku antar-manusia, antara manusia dengan alam sekitar dan sebagainya.
Warga etnis minoritas E De membuat minuman keras tradisional Can- menggugah aroma musim Semi
(VOVWORLD) - Minuman keras tradisional Can merupakan satu jenis minuman yang tidak bisa kurang dalam semua pesta Hari Raya Tahun Baru Imlek (atau Hari Raya Tet tradisional) dari etnis-etnis di daerah pegunungan Tay Nguyen. Bagi warga etnis Ede, minum miras tradisional Can pada Hari Raya Tet merupakan satu adat. Untuk menyediakan guci-guci miras tradisional Can yang enak untuk dihidangkan kepada sanak keluarga dan teman pada Hari Raya Tet Imlek tahun 2019, banyak keluarga etnis E De di dukuh Ea Tieu, Kecamatan Ea Tieu, Kabupaten Cu Kuin, Provinsi Dak Lak, Vietnam Tengah telah mulai membuat miras.
Warga etnis minoritas E De membuat minuman keras tradisional Can- menggugah aroma musim Semi
Warga etnis minoritas E De membuat minuman keras tradisional Can- menggugah aroma musim Semi
(VOVWORLD) - Minuman keras tradisional Can merupakan satu jenis minuman yang tidak bisa kurang dalam semua pesta Hari Raya Tahun Baru Imlek (atau Hari Raya Tet tradisional) dari etnis-etnis di daerah pegunungan Tay Nguyen. Bagi warga etnis Ede, minum miras tradisional Can pada Hari Raya Tet merupakan satu adat. Untuk menyediakan guci-guci miras tradisional Can yang enak untuk dihidangkan kepada sanak keluarga dan teman pada Hari Raya Tet Imlek tahun 2019, banyak keluarga etnis E De di dukuh Ea Tieu, Kecamatan Ea Tieu, Kabupaten Cu Kuin, Provinsi Dak Lak, Vietnam Tengah telah mulai membuat miras.
Pesta menyambut nasi baru yang unik dari warga etnis minoritas Tay
(VOVWORLD) - Upacara menyambut nasi baru merupakan pesta yang paling penting dalam sistem pesta-pesta tradisional dari warga Vietnam. Bagi warga etnis minoritas Tay yang hidup di daerah pegunungan Tay Bac (daerah Barat Laut, Vietnam utara), Pesta menyambut nasi baru biasa diselenggarakan pada bulan Sembilan dan Sepuluh kalender imlek pada setiap tahun dengan tujuan menyambut panenan yang baik dan menyelenggarakan upacara sedekah untuk berterima kasih kepada para dewa yang sudah memberikan panenan baik kepada warga dukuh.
Pesta menyambut nasi baru yang unik dari warga etnis minoritas Tay
Pesta menyambut nasi baru yang unik dari warga etnis minoritas Tay
(VOVWORLD) - Upacara menyambut nasi baru merupakan pesta yang paling penting dalam sistem pesta-pesta tradisional dari warga Vietnam. Bagi warga etnis minoritas Tay yang hidup di daerah pegunungan Tay Bac (daerah Barat Laut, Vietnam utara), Pesta menyambut nasi baru biasa diselenggarakan pada bulan Sembilan dan Sepuluh kalender imlek pada setiap tahun dengan tujuan menyambut panenan yang baik dan menyelenggarakan upacara sedekah untuk berterima kasih kepada para dewa yang sudah memberikan panenan baik kepada warga dukuh.
Rasa cinta dari kaum pria disampaikan melalui instrumen tiup bibir
(VOVWORLD) - Instrumen musik bibir merupakan satu jenis instrumen musik yang sangat populer dari beberapa etnis minoritas di Vietnam, tapi ia belum pernah dimasukakan oleh kalangan permusikan ke dalam daftar instrumen musik tradisional. Ketika menyinggung masalah cinta antara kaum pria dan kaum perempuan etnis minoritas, instrumen tiup bibir baru diungkapkan sebagai satu instrumen tiup yang bisa menciptakan rasa cinta. Kaum pria etnis minoritas Kho Mu memanifestasikan rasa cinta dengan cara menyodok lantai dan mengekspresikan asmara-nya melalui instrumen tiup bibir.
Rasa cinta dari kaum pria disampaikan melalui instrumen tiup bibir
Rasa cinta dari kaum pria disampaikan melalui instrumen tiup bibir
(VOVWORLD) - Instrumen musik bibir merupakan satu jenis instrumen musik yang sangat populer dari beberapa etnis minoritas di Vietnam, tapi ia belum pernah dimasukakan oleh kalangan permusikan ke dalam daftar instrumen musik tradisional. Ketika menyinggung masalah cinta antara kaum pria dan kaum perempuan etnis minoritas, instrumen tiup bibir baru diungkapkan sebagai satu instrumen tiup yang bisa menciptakan rasa cinta. Kaum pria etnis minoritas Kho Mu memanifestasikan rasa cinta dengan cara menyodok lantai dan mengekspresikan asmara-nya melalui instrumen tiup bibir.
Hari Raya Tet tradisional dari warga etnis minoritas Ha Nhi
(VOVWORLD) - Dalam panorama seribu satu warna dari 20 etnis di Provinsi Lai Chau (Vietnam Utara), warga etnis minoritas Ha Nhi yang dikenal karena kekayaannya tentang jati diri budaya dalam kearifan rakyat tentang hutan dan pesta-pesta tradisional... Di antara-nya ada satu pesta yang tidak bisa tidak diungkapkan ialah Hari Raya Tahun Baru Tradusuibak Imlek (atau Hari Raya Tet) “Co nhe tra” yang selalu diselenggarakan pada akhir bulan Sepuluh dan awal bulan Sebelas Kalender imlek, hari Anak Naga.
Hari Raya Tet tradisional dari warga etnis minoritas Ha Nhi
Hari Raya Tet tradisional dari warga etnis minoritas Ha Nhi
(VOVWORLD) - Dalam panorama seribu satu warna dari 20 etnis di Provinsi Lai Chau (Vietnam Utara), warga etnis minoritas Ha Nhi yang dikenal karena kekayaannya tentang jati diri budaya dalam kearifan rakyat tentang hutan dan pesta-pesta tradisional... Di antara-nya ada satu pesta yang tidak bisa tidak diungkapkan ialah Hari Raya Tahun Baru Tradusuibak Imlek (atau Hari Raya Tet) “Co nhe tra” yang selalu diselenggarakan pada akhir bulan Sepuluh dan awal bulan Sebelas Kalender imlek, hari Anak Naga.
