Di jejaring sosial X, Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer menunjukkan bahwa untuk membangkitkan harapan perdamaian bagi warga Palestina dan Israel, serta solusi dua negara, Kerajaan Inggris secara resmi mengakui Negara Palestina. Pernyataan ini dianggap sebagai perubahan bersejarah dalam politik luar negeri Inggris dalam beberapa dekade terakhir.
Sebelumnya pada hari yang sama, PM Kanada, Mark Carney menyatakan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina dan meminta supaya bekerja sama dalam membangun komitmen tentang masa depan yang damai baik bagi Negara Palestina maupun Negara Israel.
PM Australia, Anthony Albanese, pada Minggu (21 September), juga memberitahukan bahwa Australia secara resmi mengakui Negara Palestina. Persemakmuran Australia secara resmi mengakui Negara Palestina yang "merdeka dan berdaulat".
Dengan demikian, hingga kini sudah ada lebih dari 140 negara yang resmi mengakui Negara Palestina. Ada lebih banyak negara lagi yang berencana mengeluarkan keputusan yang sama pada Konferensi tentang solusi dua negara yang berlangsung di New York pada Senin (22 September).
