Menurut informasi dari Gedung Putih, tarif impor terhadap baja dan aluminium akan meningkat dari 25% menjadi 50% dan mulai berlaku pada tanggal 4 Juni. Dekrit Presiden menekankan bahwa gerak-gerik ini bertujuan untuk melindungi industri baja dan aluminium yang penting bagi AS, yang sedang mengalami kerugian akibat kegiatan-kegiatan perdagangan yang tidak adil dan kelebihan kapasitas global.
Vietnam masih memiliki banyak peluang untuk terus mengekspor aluminium dan baja ke pasar AS. (Foto: Duc Dung/VNA) |
Namun, tarif terhadap aluminium dan baja impor dari Inggris tetap berada di angka 25%, sementara kedua pihak masih melanjutkan negosiasi mengenai tarif dan kuota sesuai dengan pasal-pasal dalam perjanjian dagang sebelumnya.
Sejak kembali menjabat sebagai Presiden pada bulan Januari, Donald Trump telah mengenakan serangkaian tarif terhadap baik sekutu maupun lawannya, yang menyebabkan gejolak di pasar keuangan.

