Tuntutan tersebut dikeluarkan oleh Baqer Qalibaf, Ketua Parlemen sekaligus Kepala delegasi negosiasi Iran pada 10 April malam, dalam sebuah pesan di media sosial X, sebelum negosiasi-negosiasi AS-Iran diadakan di Islamabad, Pakistan. Baqer Qalibaf menyatakan bahwa dua poin yang telah disepakati dalam gencatan senjata selama dua minggu tetapi belum diimplementasikan di lapangan yaitu menghentikan konflik di Lebanon dan mencabut embargo terhadap aset Iran. Ketua Parlemen Iran menekankan bahwa waktu semakin sempit dan negosiasi hanya akan dimulai jika AS menerima prasyarat yang diajukan Iran.

Peringatan Ketua Parlemen Iran dikeluarkan di tengah konteks perwakilan AS dan Iran berencana memulai dialog gencatan senjata di Pakistan pada 11 April. Perdana Menteri (PM) Pakistan, Shehbaz Sharif, pada 10 April malam mengonfirmasikan bahwa para pemimpin AS dan Iran akan berpartisipasi pada proses tersebut.

Sebelumnya, dalam pengumuman gencatan senjata antara AS dan Iran pada pagi dini 8 April, PM Pakistan menegaskan penghentikan konflik juga diterapkan terhadap Lebanon.