Konferensi Menteri ASEAN-Tiongkok berlangsung pada Kamis pagi (10 Juli), di Kuala Lumpur, Malaysia (Foto: VOV-Bangjkok)

Pada Konferensi tersebut, Menlu Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan menekankan bahwa semua pihak harus menjamin tidak bereskalasinya ketegangan geopolitik sehingga melemahkan keamanan dan perdagangan global di Laut Timur. Dia mengatakan bahwa ASEAN menyambut baik kemajuan dalam perundingan mengenai Kode Etik tentang Perilaku dari Semua Pihak di Laut Timur (COC) dan percaya pada komitmen yang menyeluruh dari para pihak untuk menyelesaikan satu COC yang substansial dan efektif pada masa depan.

ASEAN juga menyambut baik Tiongkok yang bersedia menjadi negara pemilik senjata nuklir pertama (Nuclear Weapon State – NWS) yang menandatangani dan meratifikasi Protokol Traktat Kawasan Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ) tanpa mengajukan syarat pengecualian apa pun.