Sementara itu, dalam pernyataannya, Kantor Media yang diselenggarakan pasukan Hamas juga memperingatkan satu musibah kemanusiaan yang akan segera terjadi di Gaza karena koridor-koridor perbatasan terus ditutup dan blokade yang dikenakan Israel selama lebih dari 60 hari ini.
Kantor ini memberitahukan, pencegahan impor bubuk susu anak-anak, suplemen gizi dan segala bentuk bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza telah mengakibatkan lebih dari 70.000 anak harus dirawat di rumah sakit karena kekurangan gizi parah; lebih dari 3.500 anak di bawah usia 5 tahun menghadapi bahaya tewas karena kelaparan.
Menurut data dari Badan Kesehatan Jalur Gaza, sejak konflik Israel-Hamas merebak pada bulan Oktober 2023, sudah ada lebih dari 52.535 orang di Jalur Gaza yang tewas, mayoritasnya adalah warga sipil.
