Di antara para pemimpin yang menghadiri upacara parade ini ada Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, To Lam; Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, Presiden Tiongkok, Xi Jinping; Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva; Presiden Venezuela, Nicolas Maduro; Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi; dll.
Sebelumnya, pada Kamis (8 Mei), upacara peringatan peristiwa ini juga diadakan di banyak negara. Di Ibu kota Bishkek, Kyrgyzstan telah menyelenggarakan upacara parade militer dengan partisipasi dari sekitar 3.000 orang.
Pada hari yang sama, di Ibu kota Dushanbe, Tajikistan juga menyelenggarakan upacara parade militer. Ikut serta pada parade militer ini ada 4.500 orang dari angkatan-angkatan bersenjata, Garda Nasional dan Kementerian Dalam Negeri.
Pada hari itu juga, Presiden Kazakhstan, Kasym-Zomart Tokayev telah meletakkan karangan bunga di Tugu monumen Ibu Tanah Air di Ibu kota Astana dan mengheningkan cipta selama satu menit untuk para prajurit Kazakhstan yang telah gugur untuk merebut kemenangan besar pada 80 tahun yang lalu. Sehari sebelumnya, Kazakhstan juga telah menyelenggarakan upacara parade sehubungan dengan peringatan HUT ke-80 Kemenangan Perang Patriotik Raya.
Kegiatan peringatan juga berlangsung di Angola, Venezuela, Lebanon dan Irak.
