Kegembiraan warga ketika mendapat rumah baru dari bantuan pemerintahan. Foto: VNA |
Telegram dinas tersebut menegaskan, penghapusan rumah sementara, rumah bobrok merupakan satu tugas politik penting, menunjukkan nilai manusiawi yang mendalam dan perhatian yang istimewa dari Partai dan Negara terhadap rakyat, terutama rumah untuk orang yang berjasa terhadap revolusi, sanak keluarga martir, kepala keluarga miskin dan prasejahtera. Hingga kini seluruh negeri telah membantu menghapuskan rumah sementara, rumah bobrok dengan jumlah lebih dari 205 ribu rumah, 21 di antara 63 provinsi dan kota sudah tidak ada lagi rumah sementara, rumah bobrok.

