Deputi PM Le Thanh Long (Foto: VOV)

Sebagai salah satu pembicara utama di upacara pembukaan, Deputi PM Le Thanh Long mengapresiasi gagasan “Kemitraan Besar Asia-Eropa” dari Presiden Vladimir Putin, menegaskan bahwa Vietnam bersedia mengembangkan peranan sebagai jembatan penghubung untuk mendorong kerja sama antara Eurasia dengan ASEAN.

Ketika berbagi tentang masalah-masalah panas sekarang, Deputi PM menunjukkan pendirian dan pandangan Vietnam. Menurutnya, tentang kebijakan tarif antar-negara, Deputi PM menekankan pandangan Partai, Negara dan Pemerintah Vietnam yaitu proaktif dan tenang, menilai secara terinci situasi dan melakukan penyesuaian secara fleksibel. Di samping itu, untuk menghadapi lingkungan perdagangan global yang sedang mengalami perubahan, Vietnam sedang menggelar dengan sinkron banyak solusi termasuk: menganekaragamkan pasar, menggelar langkah-langkah untuk membantu badan usaha dalam merestrukturisasi perekonomian.

Deputi PM Le Thanh Long adalah salah satu pembicara utama (Foto: VOV)

Tentang konflik bersenjata, Deputi PM menekankan Vietnam merupakan negara yang telah mengalami peperangan, Vietnam tidak ingin terjadi konflik di mana saja, tapi mengimbau semua pihak supaya mengusahakan solusi yang sesuai melalui perundingan, dia menegaskan Vietnam bersedia memberikan kontribusi yang bertanggung jawab dalam menjamin perdamaian, stabilitas dan kemakmuran bersama di seluruh dunia.