Dalam pernyataannya, pasukan Hamas menuntut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk menarik serdadunya ke arah Selatan jalan nomor 8 (satu jalur di Kota Gaza) dan menghentikan semua serangan udara dalam waktu 24 jam, dimulai dari pukul 18.00 tanggal 28 September. Yang patut diperhatikan ialah pernyataan kali ini tampaknya membocorkan lokasi akurat dari para sandera, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Omri Miran dan Matan Angrest adalah dua dari para sandera warga Israel yang ditangkap oleh Hamas sejak 7 Oktober 2023 dalam serangan-serangan dan pertempuran. Pasukan Hamas sebelumnya telah mengumumkan satu video yang menunjukkan bahwa Omri Miran masih hidup dan memohon untuk dibebaskan. Matan Angrest adalah seorang serdatu dari Pasukan Pertahanan Israel.
