Gerakan Hamas, pada tgl 03 Oktober malam, menyatakan sudah menyampaikan tanggapan positif terhadap inisiatif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengenai penghentian konflik. Mereka juga menyatakan bersedia membebaskan semua sandera yang masih ditahan sesuai dengan rekomendasi gencatan senjata. Yang patut diperhatikan, kelompok bersenjata ini dianggap sudah menerima salah satu pasal utama yaitu meninggalkan senjata.

Pengumuman Hamas yang dikutip oleh media Israel dan kawasan bahwa Hamas menegaskan bersedia membebaskan semua sandera sesuai dengan persyaratan yang diajukan dalam rekomendasi, serta siap memulai negosiasi dengan para mediator tentang rincian inisiatif. Di samping itu, Hamas mengulangi permintaan agar menyampaikan pengelolaan Jalur Gaza kepada suatu entitas yang independen. Selain itu, kelompok ini juga ingin ikut serta pada proses dialog nasional dari warga Palestina tentang masa depan Jalur Gaza.

Pada dini pagi tgl 04 Oktober, Amerika Serikat dan Qatar, dua dari tiga mediator dalam upaya rekonsiliasi antara Israel dan Hamas telah mengonfirmasikan sudah menerima tanggapan Hamas. Tetapi, Pemerintah Israel belum sampaikan komentar resmi mengenai perkembangan tersebut.