Satu sudut Kota Hoi An (Foto: VOV) |
Dalam pengumuman pada awal bulan September, “Tourlane” menilai kota-kota bersejarah berdasarkan pada 4 kriteria, yaitu: area untuk pejalan kaki, usia kota, biaya masuk dan tingkat keterkenalan di Instagram. Berkat keunggulan sebagai kota tua dari abad ke-16 yang masih terjaga keasliannya, harga tiket masuk hanya sekitar 2 euro (2,36 USD), dan area pejalan kaki yang nyaman, Kota Hoi An berhasil mengungguli banyak pesaing lain untuk menempati peringkat teratas di Asia.
Situs web ini menggambarkan Hoi An sebagai “salah satu kota tua yang dilestarikan paling baik di Asia Tenggara”, dengan ciri khas jalan-jalan yang dipenuhi warna-warni ribuan lampion. Posisi selanjutnya di Asia ditempati oleh Bhaktapur (Nepal), Kyoto (Jepang), Luang Prabang (Laos), dan Galle (Sri Lanka).

