Di depan kalangan pers setelah konferensi pers dengan para Menteri Luar Negeri (Menlu) Uni Eropa, Menlu Hungaria, Peter Szijjarto membeirtahukan bahwa negara ini dan Slovakia telah memutuskan tidak mendukung pengesahan paket sanksi ke-18 terhadap Rusia, bersamaan itu menekankan bahwa Hungaria akan tidak menerima dampak dari “Dukungan tanpa syarat dari Uni Eropa kepadaUkraina”.

Pada pihak Slovakia, Perdana Menteri Robert Fico menyatakan, negara ini akan tidak mendukung paket sanksi baru apabila Komisi Eropa tidak mengeluarkan solusi konkret bagi semua kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapi Slovakia ketika Uni Eropa secara berangsur-angsur menghapuskan energi Rusia. Sebelumnya, pada tgl 22 Juni, PM Hungaria, Viktor Orban telah mengimbau Uni Eropa supaya menarikan usulan melarang energi Rusia dari agenda, karena mengkhawatirkan peningkatan harga energi setelah Amerika Serikat menyerang fasilitas-fasilitas nuklir Iran.