Konferensi ini diselenggarakan secara tatap muka di Kota Hanoi dan terhubung secara daring dengan Komite Rakyat di berbagai provinsi dan kota di seluruh negeri, serta Kantor-kantor Perwakilan Vietnam di luar negeri.
Dalam konferensi tersebut, PM meminta agar jajarannya terus memahami secara mendalam dan memperbarui pola pikir, kesadaran, serta tindakan terkait urusan luar negeri dan integrasi internasional dalam situasi baru. Sejalan dengan hal itu, kegiatan urusan luar negeri dan integrasi internasional harus selaras dengan tuntutan pembangunan nasional, berkontribusi langsung pada target pertumbuhan dua digit. Hal ini mencakup penggelaran komitmen dan perjanjian internasional secara efektif dan substansial, serta peningkatan diplomasi di bidang energi dan teknologi tinggi.
"Urusan luar negeri dan integrasi internasional harus menciptakan iklim dan lingkungan yang kondusif bagi negara untuk melangkah ke era kebangkitan, berkontribusi langsung terhadap pencapaian target pertumbuhan 2 digit. Kita harus berpartisipasi aktif dalam meningkatkan posisi dan prestise negara di tengah perkembangan politik dunia yang kompleks saat ini. Pada saat yang sama, urusan luar negeri dan integrasi internasional harus berkontribusi dalam mewujudkan garis kebijakan luar negeri yang diamanatkan oleh Kongres Nasional XIV Partai Komunis Vietnam.”
PM secara khusus menekankan pentingnya mendorong integrasi internasional di bidang sains dan teknologi, inovasi kreatif, transformasi digital, transisi hijau, ekonomi sirkular, dan ekonomi pengetahuan. Ia menegaskan bahwa sains dan teknologi, inovasi kreatif, serta transformasi digital harus menjadi pilar utama dalam menjalin hubungan dengan para mitra yang potensial.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
