Pengumuman Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa laporan IAEA itu bersifat politis dan tidak berimbang. Secara khusus, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa struktur dan isi laporan IAEA dibuat untuk tujuan politik, tidak berimbang, dan tidak memiliki penilaian yang akurat dan komprehensif terhadap faktor-faktor yang memengaruhi situasi saat ini. Kementerian Luar Negeri Iran juga menuduh Israel memberikan informasi yang tidak dapat diandalkan dan menyesatkan untuk digunakan IAEA dalam laporan tersebut, dengan menekankan bahwa hal itu bertentangan dengan prinsip-prinsip otentikasi profesional IAEA.
Sebelumnya pada pagi ini, banyak sumber merilis isi laporan rahasia IAEA terkait aktivitas pengayaan uranium Iran. Dalam laporan itu, IAEA menyatakan bahwa Iran telah meningkatkan pengayaan uraniumnya ke tingkat yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir. Selain itu, IAEA juga mengkritik Iran karena tidak sepenuhnya bekerja sama dengan badan tersebut dalam memantau fasilitas nuklir di Iran.