Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Foto: IRNA/VNA

Pada hari yang sama, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran juga mengeluarkan pernyataan yang memperingati bahwa kerja sama antara negara ini dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan “dihentikan pada kenyataan” apabila PBB mengenakan kembali sanksi-sanksi terhadap Teheran.

Juga pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Rusia mengkhawatirkan hasil pemungutan suara DK PBB mengenai sanksi terhadap Iran, menyatakan bahwa hal ini bisa menimbulkan ketegangan di kawasan. Duta Besar Tiongkok di PBB, Fu Cong juga memprotes pengenaan lagi sanksi DK PBB terhadap Iran, bersamaan itu memperingatkan bahwa hal ini menimbulkan ketegangan dan perpecahan antaranggota DK PBB serta merintangi upaya-upaya diplomatik untuk cepat mengadakan kembali negosiasi-negosiasi tentang program nuklir Teheran.