Menurut informasi dari kantor berita Mehr milik Iran, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah meluncurkan serangkaian rudal balistik jarak menengah yang menyebabkan kerugian parah di Israel, menewaskan 3 orang dan melukai 204 orang lain, di antaranya ada banyak orang yang berada dalam kondisi kritis.
Sebaliknya, Israel telah melakukan serangan- serangan udara terhadap berbagai sasaran di Teheran, meliputi markas Kementerian Pertahanan Iran dan dua gudang minyak. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, memperingatkan bahwa akan ada “respons yang lebih keras dan lebih kuat” jika Israel terus melanjutkan serangan-serangan.
Pada pihak Amerika Serikat, Gedung Putih dengan cepat membantah informasi tentang kemungkinan keterlibatan militer langsung dengan Israel, bersamaan dengan itu menekankan peranan negosiasi perdamaian. Para pemimpin regional, termasuk presiden Mesir dan Turki, menyerukan diadakannya kembali perundingan AS-Iran dengan Oman sebagai mediator.
