Diantaranya, satu serangan udara terhadap sebuah rumah di Kotamadya Jabalia, sebelah Utara Jalur Gaza sehingga menewaskan sedikitnya 14 orang, di antaranya ada 6 anak-anak dan ada sekitar 20 orang yang hilang.

Di kota di Rafah Selatan, serdadu Israel dituduh telah menembak senapan terhadap tempat kontribusi barang pertolongan kemanusiaan yang dekat tempat kontribusi bantuan dari Dana Kemanusiaan Gaza (GHF) sehingga menewaskan sedikitnya 31 orang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres telah mengimbau satu investigasi independen terhadap kasus tersebut dan menekankan bahwa semua pelaku kejahatan harus bertanggung jawab.