Konkretnya, nota dari Pemerintah Kamboja meminta Mahkamah Internasional supaya meninjau sengketa di empat wilayah perbatasan bersama antara Kamboja dan Thailand, yaitu di candi-candi Ta Moan Thom, Ta Moan Tauch, Ta Krabei, dan Segitiga Zamrud Chong Bok/Mom Bei – tempat terjadinya bentrokan terbaru pada tanggal 28 Mei antara tentara kedua negara.
Menteri Luar Negeri Kamboja. (Foto: Wartawan VOV - Phnom Penh) |
Pengumuman dari PM Hun Manet juga menyebutkan bahwa tanggal 15 Juni tahun ini menandai genap 63 tahun sejak Mahkamah Internasional mengeluarkan vonis tanggal pada 15 Juni 1962 yang mengakui kedaulatan Kamboja atas candi Preah Vihear. PM Hun Manet menekankan bahwa setelah 63 tahun, semangat dan kebijakan Kamboja tetap adalah menyelesaikan masalah secara damai sesuai hukum internasional.

