Pada latar belakang konflik antara Israel dan Iran belum mencapai tanda penurunan suhu, banyak negara di dunia mengevakuasi warga negaranya dengan cepat ke luar daerah-daerah yang berbahaya di Timur Tengah.
Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Inggris mengumumkan bahwa keluarga-keluarga para diplomat Inggris di Tel Aviv dan Yerusalem telah “secara sementara mundur” sebagai langkah pencegahan. Tetapi, para staf misi tetap tinggal di sana. Sementara itu, sejak Rabu pagi (18 Juni), satu misi pesawat khusus dari maskapai penerbangan internasional Pakistan telah mengangkut 107 warga negara ke Islamabad. Kementerian Luar Negeri Indonesia juga mengumumkan rencana mengevakuasi 386 warga negaranya ke luar Iran.
Sementara itu, kalangan otoritas negara-negara terus berupaya menangani konflik antara Israel dan Iran.
