Dalam pengumuman yang dikirim via email, juru bicara EC menekankan “Kami sangat menyesalkna atas pengumuman AS mengenai peningkatan tarif terhadap baja impor dari 25 persen menjadi 50 persen”. Pengumuman tersebut juga menyatakan bahwa keputusan pemerintah Presiden Donald Trum menimbulkan destabilitas terhadap perekonomian global. Di samping itu, EC memperingatkan “peningkatan tarif akan memperlemahkan upaya-upaya sekarang untuk mencapai satu solusi melalui negosiasi”.

Sebelumnya, pada tgl 30 Mei, ketika menyampaikan pidato di satu pabrik US Steel di Negara Bagian Pennsylvania, Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa dia akan meningkatkan dua kali lipat tarif impor terhadap baja menjadi 50 persen. Menulis di medsos Truth Social, dia menunjukkan bahwa tarif baru akan berlaku sejak tgl 04 Juni mendatang sebagai sebagian kebijakan proteksi industri baja dan aluminium lokal.