Proyek pembangunan Jalur kereta nomor 2, ruas Nam Thang Long-Tran Hung Dao, merupakan proyek nasional yang penting, yang menggunakan modal pinjaman bantuan pembangunan resmi (ODA) dari Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) beserta modal pendamping dari anggaran keuangan Kota Hanoi.
Jalur kereta api sepanjang hampir 11,5 km (di antaranya hampir 9 km di bawah tanah), meliputi 10 rangkaian kereta dengan kecepatan desain mencapai 100 km/jam di jalur layang dan 80 km/jam di jalur bawah tanah. Jalur metro nomor 2 ini direncakan akan diselesaikan dan mulai dioperasikan pada tahun 2029. Ketika berbicara pada upacara peletakan batu pertama, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ha Noi, Duong Duc Tuan, menekankan:
“Proyek bangunan jalur kereta perkotaan nomor 2 ruas Nam Thang Long-Tran Hung Dao tidak hanya merupakan proyek perhubungan titik berat Ibu kota saja, tetapi juga merupakan simbol visi, tekad dan aspirasi inovasi, menuju pola pengembangan perkotaan yang berkaitan dengan lalu lintas publik – TOD. Setiap stasiun bukan sedekar tempat persinggahan, tetapi menjadi inti dari perkotaan maju, pintar, menghimpun perhubungan komersial, budaya-wisata dan kehidupan masyarakat”.
Menurut perancangan umum Ibu kota Hanoi sampai tahun 2045, visi hingga tahun 2065, Kota Hanoi akan mengembangkan 15 jalur kereta perkotaan dengan total panjangnya sekitar 620 km, membentuk jaringan lalu lintas publik dengan jumlah besar, kecepatan tinggi, modern, yang menghubungkan secara sinkron pusat dengan kawasan perkotaan dan kawasan sekitarnya.
