Sebelumnya, pada tgl 29 September, Pemerintah Swedia mengesahkan penggelaran sistem anti-UAV dan beberapa unit radar ke Denmark untuk memperkuat keamanan bagi Ibukota Kopenhagen dan melindungi salamnya KTT, sesuai dengan rekomendasi Denmark.
Selain Swedia, Prancis dan Jerman juga mengirim unit-unit spesialis anti-UAV, mengerahkan satu helikopter tempur dan kapal pertahanan udara Hamburg ke Kopenhagen untuk mengawasi perairan Baltik.
Kopenhagen menjadi tempat penyelenggaraan KTT Eropa dengan partisipasi lebih dari 40 kepala negara. Untuk meningkatkan keamanan KTT tersebut, Denmark mengumumkan penutupan wilayah udara terhadap semua UAV sipil sampai akhir tgl 03 Oktober.
