Deputi Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, yang juga Ketua Dewan Halal Nasional, menegaskan bahwa pembentukan dewan ini penting bagi ASEAN untuk memperkuat posisi, menyosialisasikan dan memasarkan produk Halal secara global. Menurut dia, potensi pasar Halal di ASEAN dengan lebih dari 640 juta jiwa penduduk perlu dimanfaatkan sepenuhnya sebelum menyebar ke pasar-pasar besar lainnya di dunia.
Deputi Perdana Menteri Zahid memberitahukan bahwa Vietnam siap bergabung dengan Dewan Halal ASEAN, yang dipimpin bersama oleh Malaysia dan Indonesia. Kedua pihak telah berdiskusi secara mendalam mengenai pengembangan industri Halal, di antaranya Malaysia berkomitmen membantu Vietnam mendapat sertifikasi Jakim oleh Kementerian Pengembangan Islam Malaysia dan menyelenggarakan kursus pelatihan kejuruan. Selain itu, kedua negara sepakat meneliti kemungkinan pembentukan zona industri Halal di Vietnam.
