Pada pembicaraan, dua PM menegaskan bahwa kedua pihak memperluas kerja sama di banyak bidang; menciptakan kondisi yang kondusif bagi badan usaha dua negara untuk berinvestasi dan berbisnis di dua negara. Vietnam menginginkan agar Estonia memainkan peranan sebagai jembatan penghubung efektif yang membantu barang-barang ekspor Vietnam mendekati pasar Eropa Utara dan Uni Eropa secara lebih intensif dan ekstensif. Dua pihak sepakat memperkuat silaturahmi rakyat, memperkuat kerja sama wisata dan budaya.
PM Pham Minh Chinh dan PM Estonia Kristen Michal. (Foto: Lai Hoa/VOV) |
Kedua pihak sepakat berkoordinasi erat, memberikan konsultasi dan saling mendukung dalam masalah-masalah internasional dan regional; menyepakati perlunya solidariats internasional dan supremasi hukum dan prinsip-prinsip dasar dari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Mengenai masalah-masalah laut dan samudra, di antaranya ada Laut Timur, kedua pihak mendukung kebebasan maritim dan penerbangan di Laut Timur berdasarkan pada penghormatan kepentingan negara-negara pesisir sesuai dengan hukum internasional, terutama Konvensi PBB tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS 1982), menangani secara damai semua sengketa sesuai dengan hukum internasional, tidak menggunakan atau mengancam menggunakan kekerasan.
PM Pham Minh Chinh melakukan pembicaraan dengan PM Estonia Kristen Michal. (Foto: Lai Hoa/VOV) |
Setelah pembicaraan, dua PM menyaksikan upacara penandatanganan dan pertukaran naskah MoU tentang kerja sama antara Kementerian Luar Negeri Vietnam dan Kementerian Luar Negeri Estonia dan naskah MoU tentang kerja sama transformasi digital dan ekonomi digital antara Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam dengan Kementerian Hukum dan Transformasi Digital Estonia.


