Ketua Parlemen Estonia, Lauri Hussar menyambut PM Pham Minh Chinh. Foto: VOV

Dalam pertemuan ini, PM Pham Minh Chinh menekankan, Estonia merupakan model inovasi kreatif, pemerintah digital, ekonomi digital, masyarakat digital, warga negara digital yang ingin dipelajari oleh Vietnam. Tentang kerja sama perdagangan-investasi, PM Pham Minh Chinh menegaskan, Vietnam siap menciptakan syarat yang kondusif bagi badan-badan usaha Estonia untuk berinvestasi di Vietnam. Tentang bidang-bidang kerja sama yang lain, dia meminta kedua pihak supaya segera membentuk Kelompok Legislator Persahabatan untuk memperkuat kepercayaan politik dan pemahaman satu sama lain; meminta Parlemen Estonia supaya mendukung dan mendorong pembentukan Komite gabungan Vietnam-Estonia tentang kerja sama ekonomi, sains teknologi dan inovasi kreatif.

Panorama pertemuan tersebut. Foto: VOV

Pada pihaknya, Ketua Parlemen Estonia, Lauri Hussar menegaskan, Vietnam merupakan salah satu mitra penting bagi Estonia di kawasan Asia Tenggara; percaya bahwa peranan jembatan penghubung dari Vietnam dan Estonia serta hubungan yang baik antara dua negara akan menjadi katalisator untuk menambahkan motivasi bagi hubungan kerja sama Uni Eropa-ASEAN pada waktu mendatang.

PM Pham Minh Chinh, Ketua Parlemen Lauri Hussar dan para utusan. Foto: VOV

Ketika membahas masalah Laut Timur, kedua pihak menegaskan pentingnya mempertahankan perdamaian, kestabilan, keamanan, kebebasan maritim, penerbangan di Laut Timur di atas dasar menghormati kepentingan negara-negara pesisir, sesuai dengan hukum internasional, terutama Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut 1982 (UNCLOS 1982), memecahkan secara damai semua sengketa berdasarkan hukum internasional, tidak menggunakan atau mengancam menggunakan kekerasan.

Untuk melanjutkan kunjungan kerja di Estonia, pada Jumat pagi (6 Juni), PM Pham Minh Chinh dan delegasi tingkat tinggi Vietnam mengunjungi pusat e-Estonia – Simbol Pemerintah Digital Papan Atas di dunia.