Di depan kalangan pers setelah sidang tersebut, Menlu Maris menegaskan bahwa diskusi-diskusi langsung antara negara-negara merupakan pendekatan yang paling efektif untuk menangani sengketa dan langkah-langah bilateral juga menjadi cara yang diinginkan oleh PBB bahwa semua negara akan diterapkan dalam masalah-masalah yang sama.
Menlu Thailand dengan khusus menekankan peranan penting dari tiga mekanisme bilateral yang telah dibentuk, termasuk : Komite Perbatasan Gabungan (JBC), Komite Perbatasan Bersama (GBC) dan Komite Perbatasan Regional (RBC), menginginkan agar mekanisme-mekanisme ini terus dibuat dan diperluas, khususnya setelah upaya-upaya sukses dalam mengurangi eskalasi ketegangan dari pasukan-pasukan militer dua negara di kawasan perbatasan. Menurut rencana, negosiasi-negosiasi dalam JBC selanjutnya antara Thailand dan Kamboja akan berlangsung pada tgl 14 Juni.
