Bapak Kulman Ghising. Foto: REUTERS/Stringer

Ibu Sushila Karki, orang yang juga mendapat dukungan kuat, telah mengundurkan diri dari pencalonan, dengan alasan hambatan konstitusional dan hukum. Sementara itu, pemimpin gerakan Gen Z, Diwakar Dangal, mengakui bahwa kalangan muda gerakan tersebut belum siap untuk memimpin negara.

Dalam perkembangan yang lain, pada hari yang sama (11 September), Presiden Nepal Ram Chandra Paudel, kembali menyerukan perdamaian; dan memberitahukan bahwa dia sedang “berupaya sekuat tenaga” untuk menemukan solusi bagi situasi Nepal sekarang ini dalam kerangka Undang-Undang Dasar, perlindungan demokrasi, dan pemeliharaan perdamaian, ketertiban di dalam negeri. Presiden Paudel mengimbau semua pihak untuk percaya bahwa solusi atas masalah ini akan segera tercapai dan meminta masyarakat untuk bekerja sama dan menjaga perdamaian dan ketertiban di dalam negeri.