Dubes Mai Phan Dung memperkenalkan karya-karya kepada sahabat internasional (Foto: Anh Hien/VNA) |
Event ini menyerap partisipasi dari pada utusan Komite Konvensi PBB dan negara-negara anggota peserta Persidangan ke-59 Dewan HAM PBB. Pameran ini telah membantu para pengunjung bisa menguak-tabirkan kedalaman kebudayaan dan alam dari Vietnam, melalui itu menunjukkan integrasi yang harmonis antara tradisi dan modern, serta keanekaragaman budaya dari 54 etnis melalui berbagai busana, aktivitas kehidupan biasa serta festival-festival yang khas. Pameran ini juga mencerminkan dengan jelas semua upaya Vietnam dalam menjamin semua hak fundamental melalui foto dan festival agama dan keyakinan, menegaskan komitmen membela kebebasan berkeyakinan dan berkeagamanan dan sebagainya. Alian Jourdan, Anggota Asosiasi Wartawan PBB mengatakan:
“Event-event seperti hari ini merupakan bukti yang menunjukkan investasi Vietnam dalam sistem multilateral. Vietnam telah memanifestasikan sebagai negara yang membela sistem multilateral, membuktikan makna penting dari mekanisme-mekanisme multilateral seperti Jenewa. Ini merupakan alamat diplomatik yang penting untuk melakukan dialog, bertukar pendapat dan mengerti tentang berbagai kebudayaan dan perbedaan, melalui itu mendorong perdamaian”.
Pada latar belakang Vietnam sedang melakukan penggerakan mengajukan calon pada Dewan HAM PBB masa bakti 2026-2028, pameran foto menjadi bukti yang hidup-hidup tentang tekad Vietnam dalam membangun satu masyarakat yang adil, demokratis, beradab, berbudaya, sesuai dengan tujuan pembangunan yang berkesinambungan dari PBB.

