Yang patut diperhatikan ialah Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyampaikan pidato pada upacara dialog tgl 30 Mei malam dan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim akan menyampaikan pidato khusus pada tgl 31 Mei.

Menteri Pertahanan (Menhan) Vietnam, Phan Van Giang juga menyampaikan pidato yang penting, mengungkapkan kebijakan diplomasi pertahanan Vietnam, mendorong kerja sama demi sebuah kawasan yang damai, stabil dan berkembang.

Dengan 7 sesi pleno dan 3 sesi khusus, Dialog Shangri-La kali ini mendiskusikan masalah-masalah keamanan panas yang sedang muncul sekarang ini seperti persaingan strategis Amerika Serikat-Tiongkok, Konflik Rusia-Ukraina, situasi Laut Timur, bahaya proliferasi senjata nuklir, krisis Myanmar dan lain-lain. Dialog Shangri-La merupakan kesempatan bagi negara-negara untuk mengesahkan dialog bilateral dan multilateral, bisa memgumumkan pandangan dan kebijakan pertahanan dari masing-masing negara.