Ini untuk pertama kalinya Pekan Raya Pariwisata Internasional Lao Cai diselenggarakan untuk menegaskan peranan dan posisi Lao Cai sebagai destinasi konektivitas ekonomi, silaturahmi kebudayaan, pusat kerja sama perdagangan, bersama-sama mendorong pengembangan dalam jalur koridor ekonomi Utara-Selatan dan koridor Timur Laut dari tanah air dan dunia.

Pekan Raya tersebut menyerap partisipasi lebih dari 120 badan usaha perjalanan internasional asal 10 negara dan teritori (Foto: An Kien/VOV Tay Bac)

Di depan upacara tersebut, Hoang Quoc Khanh, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Lao Cai menekankan:

Pekan raya ini menjanjikan akan membuka peluang kepada para investor, badan-badan usaha yang berbisnis di bidang jasa wisata, perjalananan, destinasi dan sebagainya untuk mengusahakan mitra, menandatangani kontrak agar mendorong peningkatan kedatangan wisatawan ke Lao Cai pada masa depan. Di segi lain, Pekan raya ini juga menjadi peluang baik untuk memperkenalkan dan menyosialisasikan potensi, keunggulan dan keindahan pemandangan, kebudayaan, manusia Lao Cai kepada rakyat dan wisatawan di dalam dan luar negeri, turut mendorong cabang industri tanpa asap dari provinsi dan Vietnam pada proses integrasi dan pembangunan yang berkesinambungan”.

Pekan raya ini berlangsung dari tgl 05 hingga tgl 08 Juni, menghimpun 130 gerai dari badan-badan usaha di dalam dan luar negeri. Aksentuasi menonjol ialah program survei (Farmtrip) dengan keberadaan dari 120 perusahaan perjalanan internasional asal lebih dari 10 negara dan teritori yang adalah pasar yang mengirim jumlah wisatawan banyak ke Lao Cai seperti Tiongkok, Republik Korea, Jepang, Malaysia, India, Australia, Prancis, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Selain itu, pekan raya ini juga menyerap kehadiran lebih dari 40 organisasi promosi dan komunikasi di dalam dan luar negeri.