AS masih menjadi mitra dagang terbesar ketiga bagi Tiongkok. Namun, perdagangan dengan AS terus merosot karena ekspor turun lebih dari 21% dan impor turun hampir 14% tahun-ke-tahun (dalam nilai USD). Alasan utamanya ialah tarif tinggi rekor yang dikenakan oleh pemerintahan Trump terhadap barang-barang Tiongkok.

Sementara itu, pasar Asia Tenggara dan Eropa terus menjadi titik terang, mempertahankan posisi pertama dan kedua bagi Tiongkok. Ekspor ke ASEAN pada bulan April meningkat sebesar 20,8% tahun-ke-tahun, sementara ekspor ke Eropa juga meningkat sebesar 8,3%.

Opini umum sedang memantau ketat embicaraan tingkat tinggi antara pejabat AS dan Tiongkok yang dimulai hari ini di Jenewa, Swiss untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dan tarif.