PM Hun Manet. Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha

Pernyataan itu dikeluarkan untuk membalas gerak-gerik pada 7 Juni, ketika tentara Thailand menutup koridor-koridor perbatasan dan secara sepihak mengubah waktu mobilitas lintas perbatasan antara dua negara.

PM Hun Manet memberitahukan bahwa terkait dengan pembukaan koridor perbatasan antara dua negara, jika Thailand ingin membuka kembali perbatasan, tentara Thailand, pihak yang memprakarsai penutupan perbatasan sepihak, harus secara sepihak membuka kembali perbatasan ke status quo seperti sebelum 7 Juni. Kamboja akan membukanya kembali setelah 5 jam ke depan.