Panorama lokakarya tersebut (Foto: VOV)

Lokakarya tersebut merupakan kesempatan untuk menegaskan komitmen yang kuat dari Kementerian Keamanan Publik Vietnam dalam mendorong kesetaraan gender, meningkatkan peranan personil polisi wanita dalam kegiatan-kegiatan pemeliharaan perdamaian internasional.

Di depan lokakarya tersebut, Letnan Jenderal Le Quoc Hung, Deputi Menteri Keamanan Publik Vietnam memberitahukan bahwa selama ini, Pemerintah Vietnam pada umumnya dan Kementerian Keamanan Publik Vietnam telah menyampaikan komitmen-komitmen kuat dalam berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan pemeliharaan perdamaian PBB. Vietnam telah mencapai hasil-hasil yang patut dicatat dalam menggelar pasukan, terumasuk para perwira perempuan di Misi-Misi pemelihara perdamaian, prosentase perempuan dari Kementerian Keamanan Publik yang berpartisipasi pada kegiatan pemeliharaan Perdamaian PBB mencapai 33,3 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan target PBB yaitu 20 persen.

Pada pihaknya, Wakil Sekertaris Jenderal (Sekjen) PBB, Jean Pierre Lacroix mengapresiasi dukungan yang kuat dari Vietnam terhadap kegiatan-kegiatan pemeliharaan perdamaian serta komitmen Vietnam dalam mendorong tujuan meningkatkan partisipasi perempuan, khususnya personel polisi wantia dalam pasukan pemelihara perdamaian. Sehubungan dengan kesempatan ini, Wakil UN Women dan PBB di Vietnam menegaskan komitmen mendampingi Vietnam dalam proses menjaga perdamaian, melalui bantuan teknik, meningkatkan kemampuan dan konektivitas dengan sumber-sumber keuangan.