Sekjen To Lam dan Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayaka. Foto: VNA |
Pernyataan bersama itu antara lain menekankan, kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama yang intensif dan ekstensif di semua bidang, khususnya ekonomi dan perdagangan, dengan target mencapai nilai perdagangan sebesar 1 miliar USD dalam waktu dekat. Kedua pihak sepakat mendorong kegiatan-kegiatan perdagangan yang saling menguntungkan di atas dasar memanfaatkan keunggulan masing-masing negara; mengakui keunggulan satu sama lain tentang kecerdasan buatan (AI), perdagangan elektronik, transformasi digital, bersamaan itu bersama-sama berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan teknologi-teknologi baru untuk berkembang secara berkelanjutan.
Vietnam dan Sri Lanka sepakat bekerja sama secara erat dan saling mendukung di forum-forum regional dan multilateral, menekankan pentingnya menghormati dan mematuhi hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS) untuk mempertahankan ketertiban maritim yang stabil dan damai.

