Menurut itu, Rameshore Prasad Khanal, mantan Menteri Keuangan akan kembali memegang jabatan ini. Kulman Ghising, mantan Direktur eksekutif perusahaan perlistrikan Nepal akan menguruskan tiga kementerian yaitu Kementerian Energi, Sumber Air dan Irigasi; Kementerian Perhubungan dan Infrastruktur dan Kementerian Pembangunan Perkotaan. Sementara itu, pengacara yang pernah menjadi penasehat hukum untuk Walikota Kathmandu, Bapak Om Prakash Aryal akan mengurusi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Undang-Undang, Hukum dan masalah-masalah Parlemen.

Sebelumnya, pada tgl 12 September malam, mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki telah resmi mengucapkan sumpah melakukan pelantikan dengan disaksikan Presiden Ramchandra Paudel, menandai titik balik yang bersejarah dari Nepal ketika menjadi PM sementara perempuan pertama dari negara Asia Selatan ini. Nepal direncanakan akan menyelengarakan pemilihan pada tgl 05 Maret tahun 2026 pada latar belakang sekitar 20 persen penduduk Nepal yang berusia 15-24 tahun sedang mengalami pengangguran dan Produk Bruto Domestik perkapita hanya tinggal pada taraf 1.447 USD.