Posisi tersebut diamanatkan kepada Le Minh Hung—Anggota Politbiro, Sekretaris Komite Sentral PKV, Kepala Departemen Organisasi KS PKV, sekaligus Wakil Ketua MN angkatan XVI. Setelah terpilih oleh Majelis Nasional, Perdana Menteri yang baru Le Minh Hung langsung memberkan sumpah:
"Di bawah bendera nasional, di hadapan Majelis Nasional, saudara sebangsa, dan para pemilih, saya, Perdana Menteri Republik Sosialis Vietnam, bersumpah: Setia secara mutlak kepada Tanah Air, kepada rakyat, dan kepada Konstitusi Republik Sosialis Vietnam. Berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan dengan baik segala tugas yang dilimpahkan oleh Partai, Negara, dan rakyat."
Dalam pidato pelantikannya, Perdana Menteri Le Minh Hung menegaskan:
"Membangun sebuah Pemerintahan yang modern, konstruktif, dan melayani rakyat. Target pertumbuhan PDB di atas 10% per tahun pada periode 2026–2031 merupakan sebuah mandat pembangunan untuk mewujudkan berbagai tujuan strategis negara. Pemerintah menetapkan pengembangan sains-teknologi, inovasi kreatif, dan transformasi digital nasional sebagai terobosan penting dan utama. Hal ini menjadi motor penggerak inti untuk secara cepat mengembangkan tenaga produktif modern, serta meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kemandirian strategis. Mendorong ekonomi negara agar tetap memegang peran utama, sementara ekonomi swasta didorong untuk menjadi motor penggerak yang paling penting."
Pada sore hari yang sama (7/4), Majelis Nasional juga melakukan pemungutan suara dan mengesahkan Resolusi pengangkatan Nguyen Van Quang sebagai Ketua Mahkamah Agung Rakyat./.
