Menurut Dekrit Pemerintah nomor 127 yang baru diberlakukan pada 6 April 2026 yang menentukan pengelolaan kualitas dan kebijakan pengembangan produk dan jasa Halal, Vietnam akan memperkuat kontrol terhadap kualitas produk Halal dari proses produksi, pengolahan hingga distribusi, sekaligus menetapkan persyaratan ketat kertakit ketertulusuran, pelabelan, dan sertifikasi.
Konkretnya, dekrit tersebut menetapkan dengan jelas tanggung jawab dari berbagai badan pengelola Negara sekaligus membentuk mekanisme kerja sama dengan berbagai organisasi pemberikan sertifikat Halal di dalam dan luar negeri sehingga memfasilitasi dunia usaha untuk berpartisipasi pada pasar internasional. Dekrit ini juga menyampaikan kebijakan dukungan seperti promosi perdagangan, pendidikan sumber daya manusia, memberikan informasi pasar dan memacu penerapan sains-teknologi dan transformasi digital dalam mengelola dan melacak asal-usul produk. Di samping itu, kegiatan penyelidikan, pemeriksaan dan penanganan pelanggaran juga diperkuat untuk mencegah terjadinya penipuan sertifikasi dan melindungi konsumen, terutama di pasar sensitif seperti Indonesia. Dekrit tersebut mendukung pengembangan ekosistem Halal secara sinkron, sehingga turut meningkatkan posisi Vietnam di kawasan ASEAN.
Dalam konteks peningkatan kebutuhan Halal, khususnya di ASEAN, Vietnam sedang memperkuat kerja sama internasional untuk meluas pasar ekspor. Beberapa sektor potensial seperti bahan makanan, hasil pertanian, kimia dan pariwisata yang ramah terhadap Muslim, di antaranya pariwisata Halal diharapkan akan menyerap kedatangan wisatawan dari Indonesia dan negara-negara Islam.
Penyempurnaan hukum dan peningkatan produksi dalam mendukung dunia usaha Vietnam meningkatkan daya saing, memperluas perdagangan dan konektivitas regional. Tindakan ini tidak hanya tertuju untuk pasar dalam negeri, tetapi memperluas peluang kerja sama dengan negara-negara yang memiliki komunitas Muslim yang besar, khususnya Indonesia – negeri yang memiliki lebih dari 270 juta penduduk dan dianggap sebagai pasar produksi Halal terbesar di dunia. Melalui kerja sama tersebut, Vietnam berharap menjadi mitra yang tepercaya dalam sistem produk Halal global.
