Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Ketua Majelis Tinggi Prancis, Gerard Larcher. (Foto: VGP/Nhat Bac)

Kedua pihak sepakat meningkatkan hubungan pertahanan-keamanan, di antaranya ada pemeliharaan perdamaian, pertolongan korban, sains-teknologi, energi, perhubungan-transportasi; memperkuat kerja sama pendidikan-pelatihan, di antaranya ada pertukaran antar-universitas dua negara, kerja sama budaya, konservasi situs-situs peninggalan sejarah dengan rekam jejak arsitektur Prancis di Vietnam; kerja sama kesehatan, terutama produksi vaksin.

PM Pham Minh Chinh bertemu dengan Ketua Parlemen Prancis Yael Braun-Pivet. (Foto: VGP/Nhat Bac)

Pada sore harinya, dalam pertemuan dengan Ketua Parlemen Prancis, Yael Braun-Pivet, PM Pham Minh Chinh meminta Parlemen Prancis supaya mendukung Pemerintah menggelar isi-isi konkret dari hubungan Kemitraan strategis komprehensif, melakukan proyek-proyek simbolik di bidang-bidang: pembangunan infrastruktur perhubungan, energi baru, pendidikan-pelatihan, seni - budaya, konservasi museum.

Kedua pemimpin sepakat terus mempertahankan pertukaran delegasi tingkat tinggi dan antara Komisi khusus, kelompok Legislator persahabatan untuk bertukar pengalaman dan meningkatkan efektivitas operasional lembaga parlemen kedua negara serta memperkuat pengawasan efektif terhadap kesepakatan-kesepakatan kerja sama yang telah ditandatangani antara kedua pemerintah.

Di segi multilateral, kedua pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dan dukungan satu sama lain di forum antar-parlemen regional dan internasional seperti Uni Parlemen Dunia (IPU), Uni Parlemen Francophonie (APF), dan lain-lain.